Growthmates, memutuskan untuk memulai keluarga adalah langkah besar yang penuh kebahagiaan. Selain mempertimbangkan kesiapan finansial dan mental, ada satu aspek penting yang kerap terlewat, seperti kesiapan fisik calon ibu.

Kehamilan membawa banyak perubahan pada tubuh. Berat badan meningkat, postur berubah, dan tekanan pada tulang belakang serta otot bertambah.

Jika tubuh tidak cukup kuat dan bugar sejak awal, kehamilan dapat disertai keluhan seperti nyeri punggung, pegal kaki, atau ketidaknyamanan lain.

Kabar baiknya, tubuh dapat dipersiapkan jauh sebelum program kehamilan dimulai.

Dan, berikut beberapa latihan yang dapat membantu mempersiapkan tubuh Anda untuk menjalani kehamilan dengan lebih nyaman.

1. Selesaikan Cedera atau Nyeri yang Masih Ada

Jika Anda masih sering mengalami nyeri punggung, masalah pinggul, linu panggul, atau nyeri telapak kaki seperti plantar fasciitis, sebaiknya tangani terlebih dahulu sebelum hamil.

Selama kehamilan, perubahan hormon dan peningkatan beban tubuh dapat memperparah kondisi tersebut.

Konsultasi dengan fisioterapis atau tenaga kesehatan beberapa bulan sebelum program hamil dapat membantu memperbaiki masalah muskuloskeletal yang ada.

2. Rutin Melakukan Latihan Kardio

Latihan kardio membantu menjaga kebugaran jantung dan paru-paru, yang sangat penting selama kehamilan. Saat hamil, volume darah ibu dapat meningkat hingga sekitar 45 persen, detak jantung ikut meningkat, dan risiko hipertensi gestasional juga bisa muncul.

Olahraga aerobik membantu tubuh beradaptasi dengan perubahan-perubahan tersebut, sehingga penting untuk memilih aktivitas yang disukai agar dapat dilakukan secara konsisten, seperti berjalan kaki, jogging ringan, berenang, bersepeda, atau menari.

Pada umumnya, latihan kardio masih dapat dilakukan selama kehamilan, tetapi konsultasi dengan dokter tetap diperlukan agar jenis dan intensitas olahraga yang dipilih aman sesuai kondisi masing-masing ibu.

Baca Juga: Mengenal Prosedur Inseminasi, Teknologi Reproduksi untuk Tingkatkan Peluang Kehamilan