Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka buka suara terkait materi komedi yang dibawakan komika, Pandji Pragiwaksono yang  turut  menyinggung dirinya.

Gibran dengan santai menanggapi hal itu, menurutnya materi komedi yang dibawakan Panji dalam show bertajuk Mens Rea itu merupakan bentuk kritik yang bisa diterima sebagai bahan mengoreksi diri. Gibran mengaku tak masalah dengan hal itu. 

“Kritik evaluasi itu biasa,” kata Gibran Jumat (9/1/2025). 

Baca Juga: Retret Kabinet Jilid II di Hambalang: Bedah Rapor Kinerja 1 Tahun Prabowo-Gibran

Baca Juga: Luhut Binsar Pandjaitan Optimis Program MBG Dongkrak Ekonomi Tumbuh 8 Persen

Adapun materi komedi yang dibawakan Pandji menyinggung sejumlah pihak termasuk Gibran.  Materi komedi itu buat geram banyak pihak yang berujung laporan polisi. 

Sebuah kelompok yang mengatasnamakan Anak Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah telah melayangkan laporan ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pencemaran nama baik dan penyebaran konten provokatif.

“Gak usah lapor-lapor lah,” ucap Gibran. 

Salah satu materi Pandji yang ramai diperbincangkan adalah saat ia melakukan roasting terhadap ekspresi Gibran di atas panggung.

Dalam pertunjukan Mens Rea, Pandji menyinggung fenomena pemilih yang menilai pemimpin dari penampilan fisik.

“Ada yang milih pemimpin berdasarkan tampang, banyak. Ganjar ganteng ya, Anies manis ya,” ucap Pandji.

Candaan tersebut kemudian mengarah ke sosok Gibran. Pandji menyebut ekspresi Wakil Presiden terkesan mengantuk, yang langsung disambut tawa penonton namun memicu pro dan kontra di ruang publik.

“Atau Wakil Presidennya, Gibran, ngantuk ya. Salah nada, maaf. Gibran ngantuk ya. Kayak orang ngantuk dia,” ujar Pandji.