Komika Arie Kriting ikut merespons perihal aksi Pandji Pragiwaksono yang meroasting Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam special show bertajuk 'Mens Rea' yang tayang di Netflix.
Diketahui, atas aksi tersebut, Pandji pun mendadak mendapat serangan dari para buzzer.
Dalam akun X pribadinya, Arie pun membeberkan gambaran dalam membedakan buzzer dari sudut pandang dirinya yang merupakan Komika.
Baca Juga: Dikritik Sana-sini Setelah Jadi Stafsus, Deddy Corbuzier: Coba Cek Saya Bayar Pajak Setahun Berapa
Baca Juga: Retret Kabinet Jilid II di Hambalang: Bedah Rapor Kinerja 1 Tahun Prabowo-Gibran
Cuitnya, ia menyebut jika timeline materi hampir secara keseluruhan bicara politik, maka itu bisa saja seorang buzzer. Namun sebaliknya, yang justru terlihat biasa saja dipastikan itu bukanlah buzzer.
"Gampang kok cara membedakan Buzzer dan bukan Buzzer," tulisnya, dikutip Rabu (7/1/2026).
"Kalau timelinenya 90% soal politik dari salah satu pihak, berarti buzzer. Kalau sekali-sekali saja membahas politik, berarti bukan buzzer," terangnya.
Lanjutnya, ia menilai Komika yang kerap menjadikan isu politik sebagai materinya merupakan hal yang biasa.
Menurutnya, hal tersebut dinilai sebagai wujud kepedulian Komika terhadap negara. "Iya kadang kita bahas politik, tapi sebagai warga negara yang peduli. Selaw ☺️