Joao Angelo De Sousa Mota sempat membetot perhatian publik Tanah Air pada pertengahan tahun lalu dengan keputusannya yang memilih hengkang dari pucuk pimpinan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero).

Di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor pangan dan merupakan hasil transformasi dari Virama Karya, Yodya Karya, dan Indra Karya itu Joao Angelo berposisi sebagai Direktur Utama (Dirut), namun jabatan itu hanya setengah tahun ia rengkuh. 

Baca Juga: Prabowo Terang-terangan Soal Tujuan Indonesia Gabung BoP

Joao Angelo memilih mundur karena berbagai alasan, salah satunya karena ketidak cocokannya dengan pihak-pihak di Danantara 

Joao Angelo dianggap layak masuk ke perusahaan pelat merah itu sebab latar belakangnya memang sangat mendukung, ia merupakan profesional di bidang konstruksi, pertanian, peternakan, dan industri kreatif.

Hanya enam bulan di duduk pucuk pimpinan PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo memang tidak banyak mewariskan karyanya, namun ia sempat menghadiri sejumlah momen penting perusahaan, misalnya ketika menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) terkait pengadaan benih varietas padi Gamagora. 

Ia juga terlibat dalam penandatanganan kerja sama antara Agrinas Pangan Nusantara dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD)

Tak hanya itu Joao Angelo juga ikut dalam acara peletakan batu pertama (groundbreaking) Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. 

Menjadi Dirut di salah satu BUMN adalah sekelumit cerita tentang  prestasi cemerlang dalam perjalanan karier Joao Angelo.  

Ia sebelumnya telah menorehkan sederet prestasi gemilang khususnya di bidang pertanian yang membuat langkahnya merengkuh kursi empuk Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara tampak muda.

Joao Angelo adaah Dewan Pembina DPW Tani Merdeka Indonesia Nusa Tenggara Timur (NTT), sebuah organisasi sayap Partai Gerindra yang mendukung program-program pangan nasional. 

Bukan Orang Baru di Lingkaran Prabowo

Kendati namanya baru mencuat dan dikenal luas publik setelah menjabat Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara, tetapi sebetulnya Joao bukanlah wajah baru di lingkaran Prabowo Subianto. 

Baca Juga: Prabowo Terang-terangan Soal Tujuan Indonesia Gabung BoP

Joao dan Prabowo adalah dua sahabat yang sudah lama berkawan, keduanya dipertemukan dalam konflik Timor-Timur yang terjadi sejak 1975 hingga 1999.