4. Garam

Garam pada dasarnya adalah mineral alami yang tidak mudah mengalami kerusakan. Bahkan, garam telah digunakan sejak ribuan tahun lalu sebagai bahan pengawet berbagai jenis makanan, seperti ikan asin, acar, dan makanan kering.

Meski demikian, garam yang diperkaya yodium umumnya memiliki masa simpan lebih pendek dibandingkan garam murni karena kandungan yodiumnya dapat menurun seiring waktu.

5. Biji Chia

Biji chia menjadi salah satu superfood yang populer karena kaya serat dan omega-3. Selain bernutrisi, biji chia juga memiliki masa simpan yang cukup panjang.

Simpan dalam wadah kedap udara dan letakkan di tempat yang sejuk atau di dalam lemari es agar kualitas dan kandungan nutrisinya tetap terjaga lebih lama.

6. Buah Kering

Dibandingkan buah segar, buah kering memiliki kadar air yang jauh lebih rendah sehingga lebih tahan lama.

Jika disimpan dalam wadah kedap udara, buah kering dapat bertahan selama berbulan-bulan. Bahkan, penyimpanan di dalam freezer dapat memperpanjang masa simpannya lebih lama lagi.

7. Kacang Kering

Berbagai jenis kacang kering, seperti kacang merah, kacang hijau, atau kacang hitam, memiliki umur simpan yang panjang. Dalam kondisi penyimpanan yang baik, kacang kering dapat bertahan hingga sekitar dua tahun atau lebih.

Meski begitu, semakin lama disimpan, teksturnya mungkin menjadi lebih keras sehingga membutuhkan waktu memasak yang lebih lama.

8. Nasi Putih

Nasi putih mentah merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki masa simpan sangat lama. Selama disimpan dalam wadah kedap udara dan terlindung dari kelembapan maupun hama, kualitasnya dapat bertahan selama bertahun-tahun.

Karena daya simpannya yang panjang, beras putih sering dijadikan stok pangan untuk kebutuhan darurat.

9. Ekstrak Vanili Murni

Ekstrak vanili murni mengandung alkohol yang berfungsi sebagai pengawet alami. Karena itu, bahan ini dapat bertahan dalam waktu yang sangat lama apabila disimpan dalam botol tertutup rapat dan jauh dari panas serta cahaya langsung.

Menariknya, seiring waktu aroma ekstrak vanili murni justru dapat berkembang menjadi lebih kaya dan kompleks, mirip seperti proses pematangan pada anggur berkualitas.

Perlu diingat Growthmates, meski beberapa makanan di atas memiliki masa simpan yang sangat panjang, tetap penting untuk memperhatikan kondisi fisiknya sebelum dikonsumsi.

Perubahan warna, munculnya jamur, bau yang tidak biasa, atau tanda-tanda kontaminasi dapat menjadi indikasi bahwa makanan sudah tidak layak dikonsumsi, meskipun secara teori belum atau bahkan tidak memiliki batas kedaluwarsa. Semoga informasinya bermanfaat, ya!

Baca Juga: 9 Makanan Terpopuler di Dunia 2026 yang Dulu Dianggap Aneh