Otak kita seperti otot—semakin sering kita menggunakannya dengan benar, semakin kuat otot tersebut. Namun, seperti kebiasaan gaya hidup yang buruk dapat membahayakan tubuh kita, kebiasaan sehari-hari tertentu dapat perlahan melemahkan daya ingat dan kemampuan berpikir kita.

Banyak dari kita melakukan hal-hal ini setiap hari tanpa menyadari kerusakan yang ditimbulkannya pada kekuatan otak kita. Jika seseorang merasa lupa akan sesuatu, kesulitan berkonsentrasi, atau merasa lelah secara mental, kebiasaan mereka bisa jadi penyebabnya.

Dan, berikut adalah 6 kebiasaan sehari-hari yang dapat merusak daya ingat kita dan cara memperbaikinya.

1. Selalu dalam mode mengerjakan banyak tugas

Beberapa orang merasa bangga menjadi orang yang mengerjakan banyak tugas sekaligus. Nah, otak kita mungkin tidak segembira yang kita kira! Penelitian menunjukkan bahwa terus-menerus mengerjakan banyak tugas dapat membebani otak, sehingga lebih sulit untuk mengingat informasi.

Ketika kita terlalu banyak membagi perhatian, otak kita tidak mendapat kesempatan untuk memproses dan menyimpan informasi dengan benar, yang menyebabkan kelupaan. Sebaliknya, cobalah untuk fokus pada satu tugas pada satu waktu dan berikan otak Anda perhatian yang layak.

2. Tidak ada aktivitas fisik

Melewatkan olahraga tidak hanya memengaruhi lingkar pinggang Anda—tetapi juga memengaruhi daya ingat kita! Olahraga teratur meningkatkan aliran darah ke otak, membantunya berfungsi secara efisien.

Di sisi lain, gaya hidup yang tidak banyak bergerak dapat memperlambat proses kognitif dan bahkan meningkatkan risiko kondisi yang berhubungan dengan daya ingat seperti demensia. Bahkan berjalan kaki selama 30 menit setiap hari atau beberapa latihan peregangan dapat meningkatkan kekuatan otak Anda dan menjaga daya ingat Anda tetap tajam.

Baca Juga: 5 Makanan Beku Terbaik untuk Kesehatan Otak

3. Tidak pernah bermain permainan yang mengasah otak

Anggaplah permainan otak sebagai makanan untuk pikiran kita. Jika kita tidak menantang otak kita dengan teka-teki atau aktivitas pemecahan masalah, otak akan menjadi malas.

Sama seperti otot yang melemah tanpa olahraga, daya ingat Anda dapat menurun jika tidak distimulasi secara teratur. Bermain Sudoku, memecahkan teka-teki silang, atau bahkan mencoba hobi baru dapat membuat otak Anda tetap aktif dan meningkatkan daya ingat.

4. Terus-menerus menggunakan ponsel

Menggulir media sosial tanpa henti, menonton video secara berlebihan, atau mengandalkan ponsel untuk setiap hal kecil dapat membuat otak Anda lamban. Masuknya informasi yang terus menerus membebani pikiran Anda, sehingga sulit untuk fokus dan mengingat detail penting.

Selain itu, menatap layar terlalu lama mengurangi kemampuan berpikir mendalam dan melemahkan kemampuan otak untuk menyimpan informasi. Cobalah untuk menetapkan batas waktu layar dan beristirahat sejenak untuk memberi otak Anda ruang bernapas.

5. Mengisolasi diri

Tahukah Anda bahwa kesepian dapat mengecilkan otak Anda? Interaksi sosial sangat penting untuk kesehatan kognitif. Terlibat dalam percakapan, berbagi ide, dan menghabiskan waktu dengan orang-orang terkasih membantu mempertajam keterampilan berpikir dan meningkatkan daya ingat.

Di sisi lain, mengisolasi diri dapat menyebabkan kabut mental, stres, dan bahkan depresi—kondisi yang secara langsung memengaruhi daya ingat. Biasakan untuk terhubung dengan teman, bergabung dengan kelompok sosial, atau terlibat dalam diskusi yang menyenangkan agar otak Anda tetap aktif.

6. Terlalu stress

Stres seperti pencuri memori—ia perlahan-lahan menghapus kemampuan Anda untuk mengingat informasi. Stres kronis melepaskan kortisol, hormon yang merusak pusat memori otak (hipokampus). Inilah sebabnya ketika Anda stres, Anda cenderung lebih mudah melupakan banyak hal.

Menemukan cara untuk bersantai—seperti meditasi, bernapas dalam, atau menekuni hobi—dapat membantu melindungi otak Anda dari kerusakan jangka panjang.

Baca Juga: 10 Kebiasaan yang Dilakukan Orang Sukses Dunia untuk Menjaga Kesehatan Otak