3. Ayam
Ayam dikenal sebagai makanan andalan para pencinta protein, tetapi manfaatnya untuk rambut sering kali kurang disadari. Protein tanpa lemak dalam ayam sangat penting untuk membangun akar rambut yang kuat dan mencegah rambut menjadi rapuh.
Selain protein, ayam juga mengandung vitamin B dan seng yang mendukung pertumbuhan rambut sehat serta mengurangi penipisan rambut.
Ayam mudah diolah menjadi berbagai hidangan sehari-hari seperti kari ayam, ayam panggang, sup ayam, atau ayam tandoori. Namun perlu diingat, hidangan berat seperti ayam mentega sebaiknya dinikmati sesekali saja.
Penting untuk dipahami bahwa diet rendah protein sering kali berujung pada rambut rontok. Saat asupan protein kurang, tubuh akan memprioritaskan organ vital, dan rambut biasanya menjadi 'korban' pertama.
4. Daging Kambing dan Jeroan
Daging kambing dan jeroan seperti hati mungkin terdengar mengejutkan, tetapi keduanya sangat kaya akan zat besi, seng, dan vitamin B12.
Nutrisi ini sangat bermanfaat bagi orang yang mengalami kerontokan rambut akibat anemia atau kadar hemoglobin rendah.
Makanan ini membantu meningkatkan sirkulasi darah ke kulit kepala, memperbaiki pasokan oksigen ke akar rambut, serta memastikan nutrisi sampai ke folikel dengan optimal. Hasilnya, rambut tampak lebih kuat, tidak mudah patah, dan tidak kusam.
Daging kambing dan jeroan paling baik dikonsumsi sesekali dalam bentuk kari atau sup kaldu. Karena tergolong berat, keseimbangan tetap menjadi kunci, bernutrisi tinggi tidak berarti harus dikonsumsi setiap hari.
5. Kombinasi Susu dan Non-Vegetarian
Rambut tidak hanya membutuhkan protein, tetapi juga lemak sehat, kolagen, dan sistem pencernaan yang baik agar nutrisi terserap maksimal. Di sinilah kombinasi produk susu dengan makanan non-vegetarian berperan.
Yogurt yang dikonsumsi bersama ayam atau ikan membantu kesehatan pencernaan dan penyerapan nutrisi.
Ghee dalam jumlah wajar mendukung kelembapan alami rambut. Kaldu tulang atau sup paya yang kaya kolagen membantu memperkuat batang rambut, mengurangi kerusakan, dan meningkatkan elastisitas.
Baca Juga: Tak Lekang oleh Waktu, Ini 5 Ritual Perawatan Rambut Kuno yang Kembali Populer