-
Berhenti Makan 2–3 Jam Sebelum Tidur
Bukan hanya soal apa yang kamu makan, tetapi juga kapan kamu makan. Waktu makan ternyata dapat memengaruhi kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan.
Puryear menyarankan untuk menghindari makan dalam porsi besar menjelang tidur. Pasalnya, kondisi tersebut membuat sistem pencernaan dan metabolisme tetap aktif ketika tubuh seharusnya mulai beristirahat. Kebiasaan ini juga dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih buruk, kenaikan berat badan, dan gangguan metabolisme glukosa.
Selain makanan, perhatikan juga asupan kafein. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kopi atau minuman berkafein lainnya hingga enam jam sebelum tidur dapat membuat seseorang lebih sulit mengantuk.
-
Matikan Layar 60 Menit Sebelum Tidur
Kebiasaan scroll media sosial atau mengecek email sebelum tidur ternyata bisa mengganggu kualitas tidur. Menurut Timmons, cahaya biru dari layar dapat memengaruhi ritme sirkadian dan menekan produksi melatonin, hormon yang membantu tubuh merasa mengantuk.
Bukan hanya cahaya layar, konten yang dikonsumsi juga bisa membuat tubuh sulit rileks. Email pekerjaan, misalnya, dapat memicu stres, sementara konten yang menarik bisa membuat otak tetap aktif dan sulit beralih ke mode istirahat.
Baca Juga: Atasi Insomnia dan Overthinking, Ini Alasan Mengapa Suplemen Magnesium Bikin Tidur Makin Pulas
Karena itu, cobalah berhenti menggunakan perangkat elektronik setidaknya 60 menit sebelum tidur. Jika belum bisa sepenuhnya lepas dari layar, kamu bisa meredupkan kecerahan, mengaktifkan mode malam, serta menghindari pekerjaan atau mengecek email menjelang tidur.
-
Tidur dan Bangun di Waktu yang Sama Setiap Hari
Bukan cuma durasi tidur yang perlu diperhatikan, keteraturan waktu tidur dan bangun juga punya peran penting dalam mendukung kesehatan dan umur panjang.
Sebuah studi besar yang melibatkan lebih dari 60.000 orang menemukan bahwa pola tidur yang lebih teratur berkaitan dengan risiko kematian dari berbagai penyebab yang 20-48% lebih rendah. Bahkan, keteraturan tidur disebut menjadi prediktor umur panjang yang lebih kuat dibandingkan durasi tidur saja.
Karena itu, cobalah tidur dan bangun di waktu yang relatif sama setiap hari, termasuk saat akhir pekan. Prichard juga menyarankan untuk mendapatkan paparan cahaya matahari di pagi hari serta menjaga kamar tetap sejuk, gelap, dan tenang.
Semoga bermanfaat!