Tidur cukup memang penting untuk menjaga kesehatan tubuh, tetapi terlalu lama tidur juga tidak selalu baik. Kebutuhan tidur setiap orang bisa berbeda, tergantung usia, aktivitas, dan kondisi kesehatannya. 

National  Sleep Foundation menyarankan orang dewasa di atas usia 26 tahun untuk tidur tujuh hingga sembilan jam secara konsisten setiap malam. Namun, kesibukan sehari-hari, seperti pekerjaan yang menumpuk, kerap membuat waktu istirahat jadi berkurang. Tak sedikit orang kemudian mencoba membayar kekurangan tidur dengan tidur lebih lama saat akhir pekan. 

Meski sesekali tidur lebih lama bisa terasa menyegarkan, kebiasaan tidur berlebihan tetap perlu diperhatikan karena dapat berkaitan dengan sejumlah masalah kesehatan. 

Berikut Olenka rangkum dari laman Sleep Clinic Services, Sabtu (24/10/2026), lima dampak buruk tidur berlebihan bagi kesehatan tubuh.

Baca Juga: Sering Tidur 6 Jam Sehari? Hati-Hati, Ini Dampak Buruknya Bagi Tubuh

1. Meningkatkan Risiko Kenaikan Berat Badan

Tidur terlalu lama ternyata juga bisa berkaitan dengan kenaikan berat badan. Sejumlah penelitian menemukan adanya hubungan antara durasi tidur yang panjang dan indeks massa tubuh (IMT) yang lebih tinggi.

Salah satunya adalah studi terhadap anak kembar yang menunjukkan bahwa mereka yang tidur selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam cenderung memiliki IMT lebih rendah dibandingkan mereka yang tidur lebih lama. Nathaniel Watson, MD, salah satu pimpinan University of Washington Sleep Institute di Seattle, juga menjelaskan bahwa durasi tidur dapat memengaruhi berat badan dan IMT.

Risiko ini bisa meningkat ketika tidur terlalu lama disertai kebiasaan duduk berjam-jam dan kurang beraktivitas fisik. Studi 45 and Up di Australia, yang melibatkan lebih dari 230.000 orang, menemukan bahwa kombinasi tidur berlebihan, terlalu banyak duduk, dan kurang aktivitas fisik berkaitan dengan risiko kematian dini yang lebih tinggi.