1. Berpotensi Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Vitamin C yang bersifat antioksidan dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif akibat radikal bebas. Kondisi ini diketahui berkontribusi terhadap meningkatnya risiko berbagai penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi setidaknya 500 miligram vitamin C per hari berkaitan dengan penurunan tekanan darah. 

Meski demikian, hasil penelitian mengenai manfaat ini masih belum konsisten sehingga diperlukan studi lebih lanjut untuk memastikan efektivitas vitamin C dalam membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

  1. Membantu Meningkatkan Penyerapan Zat Besi

Vitamin C berperan dalam meningkatkan penyerapan zat besi non-heme, yaitu jenis zat besi yang berasal dari sumber makanan nabati. Manfaat ini sangat penting bagi orang yang menjalani pola makan berbasis tumbuhan atau memiliki risiko kekurangan zat besi.

Agar penyerapannya lebih optimal, kamu bisa mengombinasikan makanan kaya zat besi dengan sumber vitamin C. Misalnya, menambahkan paprika merah ke dalam olahan kacang-kacangan atau menikmati oatmeal yang dipadukan dengan kacang, biji-bijian, dan stroberi.

Baca Juga: Benarkah Vitamin Selalu Aman? Dokter Ahli Ingatkan Risiko Konsumsi Berlebihan

  1. Mendukung Kesehatan Kulit

Vitamin C berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit karena dibutuhkan tubuh untuk memproduksi kolagen, yaitu protein yang berfungsi menjaga kekencangan, elastisitas, dan membantu proses penyembuhan kulit. 

Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan produksi kolagen terganggu, sehingga kulit menjadi lebih rapuh dan luka membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh.

Selain itu, vitamin C juga bekerja bersama vitamin E sebagai antioksidan untuk membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet (UV). Karena itu, mencukupi kebutuhan vitamin C dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan kulit dari dalam.