4. Kehilangan motivasi
Jika kamu mulai merasa berat untuk berangkat kerja atau kehilangan minat pada aktivitas yang dulu disukai, bisa jadi burnout mulai mengambil alih.
Misalnya, dulu kamu selalu antusias mengatur acara kantor atau berkumpul dengan teman, tetapi kini semuanya terasa seperti kewajiban. Tingkat stres yang tinggi dapat membuat aktivitas yang sebelumnya menyenangkan terasa membosankan.
5. Mudah sakit
Sering terserang flu atau merasa tubuh mudah tumbang ketika banyak orang di sekitar sedang sakit? Kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa stres mulai memengaruhi sistem kekebalan tubuh.
Stres yang berlangsung lama dapat menurunkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi sehingga kamu lebih rentan mengalami berbagai penyakit.
Baca Juga: Karyawan Mulai Burnout? Ini 5 Ciri Pemimpin yang Perlu Executive Coaching
6. Energi terasa terkuras
Stres berlebihan dapat membuatmu merasa lelah secara fisik maupun mental, bahkan setelah tidur selama delapan hingga sembilan jam.
Kamu mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk memulai aktivitas di pagi hari, atau olahraga yang biasanya terasa ringan kini menjadi jauh lebih berat meski intensitasnya tidak berubah.
7. Sulit berkonsentrasi
Sering kesulitan mengikuti pembicaraan saat rapat? Atau harus membaca ulang halaman buku yang sama berkali-kali karena sulit fokus?
Sesekali lupa atau kehilangan konsentrasi memang wajar. Namun, jika pekerjaan sederhana mulai memakan waktu lebih lama atau kamu semakin sulit berkonsentrasi, bisa jadi beban yang ditanggung sudah terlalu banyak dan menjadi tanda awal burnout.
8. Merasa hambar menjalani hidup
Sesekali merasa jenuh dengan pekerjaan adalah hal yang normal. Namun, jika kamu terus-menerus merasa kehilangan semangat atau terputus secara emosional dari apa yang dikerjakan, hal tersebut bisa menjadi tanda burnout.
Alih-alih merasa puas setelah menyelesaikan pekerjaan, semuanya justru terasa datar dan tidak lagi memberikan kepuasan. Kamu mungkin hanya menunggu waktu berlalu atau sering merasa bosan sepanjang hari.