Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengajak industri perhotelan untuk mengambil peran lebih besar dalam mempromosikan budaya Betawi kepada wisatawan.

Menurutnya, hotel tidak hanya berfungsi sebagai tempat menginap, tetapi juga dapat menjadi etalase budaya yang memperkenalkan identitas Jakarta kepada pengunjung dari berbagai daerah maupun mancanegara.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Discover Betawi Art & Culture di Hotel Borobudur Jakarta, yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta sekaligus menyambut usia lima abad Jakarta pada 2027 mendatang.

Dalam kesempatan itu, Rano mengapresiasi konsistensi Hotel Borobudur Jakarta yang setiap tahun turut merayakan ulang tahun Jakarta melalui berbagai kegiatan budaya. Menurutnya, keterlibatan sektor swasta menjadi bukti kuat bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama.

"Setiap Jakarta ulang tahun, Hotel Borobudur pasti ikut merayakan dengan acara budaya. Ini bukti kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan dunia usaha," ungkap Rano Karno.

Rano menilai, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan berbagai sektor usaha, termasuk industri perhotelan, telah berjalan dengan baik.

Melalui sinergi tersebut, kata dia, budaya Betawi dapat diperkenalkan secara lebih luas kepada wisatawan melalui berbagai cara, mulai dari sajian kuliner khas, pertunjukan seni tradisional, hingga suasana penyambutan tamu bernuansa Betawi.

Saat ini, kata Rano, sekitar 15 hotel telah bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk menghadirkan unsur budaya Betawi secara langsung kepada para tamu dan wisatawan.

Dan, menjelang perayaan 500 tahun Jakarta pada 2027, Pemprov DKI Jakarta tengah menyusun kalender kegiatan budaya dan pariwisata yang berlangsung sepanjang tahun.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku industri pariwisata dalam menyusun program dan atraksi wisata.

"Kami sedang men-design dari mulai awal Januari sampai Desember tahun 2027. Setiap bulan pasti kegiatannya bersifat skala internasional," kata Rano.

Menurutnya, kalender kegiatan tersebut akan menjadi panduan bagi hotel, pelaku wisata, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam menyiapkan program yang selaras dengan agenda besar Jakarta. Pemerintah juga berencana melibatkan seluruh pihak terkait dalam penyusunan timeline kegiatan tersebut.

Baca Juga: Hotel Borobudur Jakarta Rayakan HUT ke-499 Jakarta Lewat Discover Betawi Art & Culture

Rano menegaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan budaya tidak hanya bertujuan melestarikan tradisi, tetapi juga harus memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi Jakarta.

Ia mengungkapkan bahwa berbagai kegiatan budaya, ekonomi, dan keagamaan yang berlangsung sejak perayaan Natal hingga Idulfitri berhasil menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan.

"Mungkin kalian enggak akan menyangka bahwa kita mulai dari Christmas Carol sampai Lebaran, itu fiskal Jakarta sampai Rp68 triliun. Itu adalah kegiatan ekonomi dan kegiatan budaya juga keagamaan," ujarnya.

Karena itu, ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta terus diperkuat untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Jakarta yang pada akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.

"Targetnya kita meningkatkan jumlah kunjungan wisata. Dengan kunjungan meningkat, fiskal Jakarta luar biasa," kata Rano.

Selain kegiatan budaya dan pariwisata, rangkaian HUT ke-499 Jakarta tahun ini juga diisi dengan kegiatan keagamaan, termasuk Haul Ulama dan Habaib.

Menurut Rano, kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap para tokoh yang memiliki kontribusi besar dalam perjalanan sejarah Jakarta.

Ia menegaskan bahwa perkembangan Jakarta dari masa Sunda Kelapa, Batavia, Jayakarta hingga menjadi Jakarta modern tidak dapat dilepaskan dari peran para ulama dan habaib.

"Peran para ulama dan habaib yang ada di Jakarta itu mempunyai kontribusi yang cukup besar," kata Rano.

Menutup sambutannya, Rano berharap kegiatan seperti Discover Betawi Art & Culture yang digagas Hotel Borobudur Jakarta ini dapat terus dilaksanakan dari tahun ke tahun sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas budaya Jakarta sekaligus meningkatkan daya tarik wisata ibu kota.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Mudah-mudahan kerja sama ini bisa kita lanjutkan dari tahun ke tahun dengan harapan kita bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Jakarta," pungkasnya.

Baca Juga: Discover Betawi Art & Culture 2026, Hotel Borobudur Jakarta Hadirkan Aktivitas Budaya dan Promo Menarik