Belakangan ini, jagat media sosial diramaikan oleh pembahasan produk minuman bernama OPao. Produk ini mendadak viral dan memicu perdebatan setelah muncul dalam berbagai diskusi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sejumlah warganet mempertanyakan kandungan gizinya, bahkan membandingkannya dengan produk susu murni pada umumnya karena dianggap tidak setara.
Perdebatan ini membuat banyak orang salah paham. Biar kamu tidak ikut tebak-tebak buah manggis, yuk kita bedah fakta objektif mengenai kategori, komposisi, serta kandungan gizi asli yang tertera pada kemasan produk OPao.
Hal pertama dan paling mendasar yang wajib kamu ketahui adalah kategori produknya. Jika dicermati pada kemasannya, OPao secara jelas tertulis sebagai minuman rasa susu multivitamin, bukan susu murni atau susu segar siap minum.
Perbedaan kategori ini sangat krusial, lho. Produk susu murni umumnya menempatkan susu sebagai komponen paling utama dengan karakteristik gizi bawaan hewani. Sementara itu, minuman rasa susu adalah minuman segar yang menghadirkan karakter flavor atau rasa susu lewat formulasi tertentu (seperti susu skim bubuk) dan biasanya diperkaya oleh kandungan vitamin tambahan. Jadi, membandingkan keduanya secara langsung jelas kurang apple-to-apple dan bisa memicu kesalahpahaman.
Baca Juga: Sony Sonjaya Bongkar 20 Nama Tokoh Besar yang Diduga Terlibat Korupsi MBG, Siapa Saja?
Daftar Komposisi pada Kemasan
Bagi kamu yang gemar membaca label sebelum membeli produk, berikut adalah bahan-bahan utama yang digunakan dalam proses produksi OPao:
- Air: Komponen utama yang berfungsi sebagai dasar cairan formulasi minuman agar teksturnya nyaman saat diteguk.
- Susu Skim Bubuk: Bahan ini digunakan untuk memberikan sentuhan karakter rasa susu yang ringan dan ramah di lidah.
- Gula: Berfungsi untuk memberikan sensasi rasa manis. Kandungan takarannya bisa kamu cek langsung pada tabel nilai gizi di balik kemasan untuk disesuaikan dengan kebutuhan harianmu.
- Pengatur Keasaman: Ditambahkan pada beberapa varian rasa tertentu untuk menjaga kestabilan rasa dan kualitas produk agar tetap segar.