Vietjet memperkenalkan Vietnam Halal Connect, sebuah inisiatif yang diusulkan untuk mendorong kolaborasi lebih erat antara maskapai penerbangan, bandara, pelaku bisnis pariwisata, lembaga sertifikasi halal, dan mitra teknologi dalam mendukung perjalanan wisatawan Muslim ke Vietnam. Inisiatif ini memiliki arti khusus bagi Indonesia, negara dengan populasi muslim terbesar di dunia dan salah satu pasar wisata utama Vietnam.
Inisiatif ini diperkenalkan pada Vietnam Halal Tourism Conference 2026, di mana perwakilan pemerintah, organisasi internasional, dan para pemimpin industri membahas peluang untuk memperluas daya tarik Vietnam bagi wisatawan muslim melalui peningkatan kerja sama lintas sektor.
Baca Juga: Vietjet Tingkatkan Kapasitas Penerbangan Domestik Vietnam sebesar 30% di Musim Panas
Inisiatif yang diusulkan ini mencerminkan strategi Vietjet dalam memperluas konektivitas internasional sekaligus mendukung pengembangan pariwisata Vietnam. Maskapai ini saat ini mengoperasikan lebih dari 135 rute domestik dan internasional, menghubungkan Vietnam dengan destinasi-destinasi di seluruh Asia Tenggara, Asia Selatan, Asia Tengah, dan pasar-pasar lain dengan permintaan perjalanan muslim yang terus tumbuh, termasuk rute langsung dari Jakarta dan Bali.
Vietnam Halal Connect dirancang sebagai inisiatif yang menghubungkan para pemangku kepentingan di seluruh rute perjalanan, membantu meningkatkan koordinasi lintas sektor pariwisata dan pengalaman keseluruhan bagi wisatawan muslim. Sebagai bagian dari inisiatif ini, Vietjet bertujuan memperluas pilihan makanan halal, solusi perjalanan digital, dan kemitraan dengan pemangku kepentingan pariwisata untuk melayani wisatawan muslim dengan lebih baik, sekaligus mendukung standar halal yang diakui secara internasional di mana berlaku.
“Kami melihat peluang besar untuk memperkuat daya tarik Vietnam di kalangan wisatawan muslim melalui konektivitas yang lebih baik dan layanan yang merespons kebutuhan perjalanan mereka yang terus berkembang. Melalui Vietnam Halal Connect, kami berharap dapat mendorong kerja sama yang lebih erat di seluruh rantai nilai perjalanan sehingga wisatawan muslim dapat menjelajahi Vietnam dengan lebih percaya diri dan nyaman," ujar Vietjet Commercial Director, Ha Nang Viet, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Berbicara di konferensi tersebut, pejabat Vietnam menyatakan bahwa negara ini berada pada posisi yang baik untuk menarik lebih banyak wisatawan muslim dengan mengutip lokasi strategisnya di antara Asia Tenggara, Asia Timur Laut, dan Timur Tengah, bersama dengan beragam penawaran wisata dan lingkungan pembangunan yang stabil. Berdasarkan data yang disampaikan dalam acara tersebut, Vietnam menyambut lebih dari 21 juta wisatawan internasional pada tahun 2025, termasuk sekitar 600.000 wisatawan muslim.
Seiring Vietnam memperluas penawaran wisata halalnya, Vietjet bertujuan mendukung pertumbuhan tersebut dengan meningkatkan konektivitas dan bekerja sama dengan mitra industri untuk meningkatkan pengalaman perjalanan bagi wisatawan muslim. Bagi wisatawan muslim Indonesia, inisiatif ini menjadi sinyal komitmen yang semakin kuat untuk menjadikan Vietnam sebagai destinasi yang lebih ramah dan mudah dijangkau.