Strategi Keuangan untuk si Pewaris

Berbeda dengan perintis, kata Prita, pewaris memiliki fokus utama pada menjaga dan mempertahankan kekayaan yang sudah ada.

“Kalau untuk pewaris, tugasnya harus bisa secure and sustain,” ujar Prita.

Meski sama-sama membutuhkan budgeting, pendekatan yang digunakan lebih kompleks dan detail, terutama dalam pengelolaan investasi.

“Budgeting-nya harus lebih detail dan harus banyak banget untuk urusan investasi,” jelasnya.

Selain itu, pewaris juga tetap membutuhkan dana darurat, bahkan dalam jumlah lebih besar.

“Pastikan harus tetap punya dana darurat, usahain 12 kali pengeluaran bulanan,” kata Prita.

Menurut Prita, dana ini penting sebagai perlindungan jika terjadi perubahan besar dalam hidup atau kondisi tak terduga.

Tak kalah penting, pewaris juga harus mampu mengendalikan gaya hidup. Tanpa kontrol yang baik, kekayaan yang diwariskan bisa cepat habis.

“Harus bisa menjaga lifestyle supaya apa yang sudah diwariskan kepada diri kamu tidak habis begitu saja,” tutup Prita.

Baca Juga: Cara Menghitung Dana Pensiun dengan Tepat Menurut Financial Planner