Aktor dan tokoh publik, Teuku Wisnu, memberikan pandangan soal dukungan terbaik kepada anak yatim. Menurutnya, ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk mendukung anak yatim, mulai dari aksi individu hingga melibatkan lembaga filantropi.

Wisnu mencontohkan, memberi dukungan berupa bantuan secara finansial kepada anak yatim adalah salah satu langkah yang bisa dilakukan secara perorangan. Selain itu, bisa dalam bentuk dukungan pendidikan gratis untuk anak yatim.

Baca Juga: Dompet Dhuafa Luncurkan BesTeam, Ajak Masyarakat Jadi Sahabat Anak Yatim

"Kalau menurut saya, supaya lebih mudah untuk kita membantu secara keseluruhan itu bisa melalui program dari Dompet Dhuafa," ungkap Wisnu kepada Olenka di Jakarta, dilansir pada Jumat (19/6/2026).

Ia menambahkan, pemberian dukungan melalui lembaga filantropi seperti Dompet Dhuafa memberi kemudahan bagi para donatur, khususnya bagi mereka yang terbatas dalam hal waktu. 

"Nah alhamdulillah di Dompet Dhuafa ada program BesTeam yang bagus. Donatur cukup mendonasikan melalui program tersebut sehingga otomatis sudah membantu anak-anak yatim," tambahnya.

Sebelumnya, Dompet Dhuafa meluncurkan program BesTeam (Bestie-an Sama Yatim), sebuah gerakan kolaboratif yang mengajak masyarakat untuk menjadi sahabat sekaligus pendamping bagi anak yatim di Indonesia.

Program tersebut hadir untuk memperkuat pendampingan anak yatim melalui pendidikan, kesehatan, pengembangan potensi, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.

Melalui program BesTeam, Dompet Dhuafa ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap bantuan bagi anak yatim. Pendampingan tidak lagi sebatas pemberian santunan sesaat, tetapi menjadi upaya berkelanjutan yang membantu mereka tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya.

Program BesTeam Dompet Dhuafa dirancang dengan pendekatan holistik. Selain menyediakan beasiswa anak yatim dan bantuan pendidikan, program ini juga menghadirkan layanan kesehatan, penguatan ekonomi keluarga, serta berbagai kegiatan pengembangan karakter dan keterampilan.