5. Sakit Kepala di Pagi Hari

Sering terbangun dengan sakit kepala di pagi hari juga bisa menjadi salah satu tanda sleep apnea. Meski penyebab pastinya masih diteliti, para ahli menduga kondisi ini berkaitan dengan menurunnya kadar oksigen dalam tubuh selama tidur. Penurunan oksigen tersebut diyakini dapat memicu munculnya rasa nyeri di kepala saat bangun tidur.

Hingga kini, para peneliti masih mempelajari karakteristik sakit kepala yang berkaitan dengan sleep apnea dan bagaimana membedakannya dari jenis sakit kepala lainnya, seperti migrain atau sakit kepala tegang.

Baca Juga: Tidur dengan Bantal Tinggi Bisa Kurangi Asam Lambung Naik? Ini Kata Dokter Ahli

6. Nokturia

Sleep apnea juga dikaitkan dengan nokturia, yaitu kondisi yang membuat seseorang terbangun dua kali atau lebih dalam semalam untuk buang air kecil. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hampir 50% penderita sleep apnea mengalami gejala ini.

Penyebab pasti hubungan antara sleep apnea dan nokturia masih belum diketahui. Namun, salah satu teori menyebutkan bahwa rendahnya kadar oksigen dalam tubuh saat tidur dapat memberikan tekanan pada kandung kemih sehingga memicu keinginan untuk buang air kecil lebih sering.