Sebagai bagian dari upaya mendukung integrasi Stasiun Karet dan Stasiun BNI City, KAI Properti melakukan penataan Stasiun BNI City termasuk pembangunan berbagai infrastruktur pendukung yang dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas, kenyamanan, dan konektivitas penumpang di kawasan tersebut. Pembangunan yang dilakukan merupakan bagian dari upaya menghadirkan kawasan transportasi yang semakin terintegrasi serta memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari KAI Group, KAI Properti berperan dalam pembangunan infrastruktur yang mendukung pengembangan simpul transportasi perkotaan. Penataan yang dilakukan meliputi optimalisasi fasilitas akses vertikal melalui penggantian travelator menjadi eskalator dan tangga, pembangunan hall barat dan hall timur untuk meningkatkan kemudahan sirkulasi penumpang, penerapan konsep smart station melalui pemasangan smart lamp di area peron, hingga pembangunan kanopi yang terhubung dengan jalur pedestrian.

Baca Juga: Libur Sekolah, KAI Siapkan Diskon Tiket Kereta 30 Persen hingga Awal Juli

Berbagai pekerjaan tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan bagi penumpang dalam mengakses area stasiun sekaligus mendukung proses integrasi antara Stasiun Karet dan Stasiun BNI City. Selain meningkatkan kenyamanan perpindahan penumpang di kawasan stasiun, penerapan smart lamp juga menjadi inovasi yang mendukung aspek keselamatan melalui peningkatan visibilitas dan penanda batas aman peron.

Sekretaris Perusahaan KAI Properti, Agus Junaedi, mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi saat ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada bagaimana menciptakan konektivitas yang mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang.

"Seiring meningkatnya penggunaan transportasi publik, kebutuhan akan akses yang mudah, nyaman, dan saling terhubung juga semakin besar. Melalui penataan Stasiun BNI City dan pembangunan infrastruktur pendukung integrasi, KAI Properti berupaya menghadirkan fasilitas yang tidak hanya meningkatkan kualitas kawasan stasiun, tetapi juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses dan berpindah antarmoda melalui transportasi berbasis kereta api," ujar Agus dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Pengembangan kawasan Stasiun BNI City merupakan salah satu bentuk komitmen KAI Properti dalam mendukung penguatan konektivitas transportasi perkotaan. Melalui penyediaan infrastruktur yang mendukung integrasi transportasi, KAI Properti berharap masyarakat dapat merasakan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman, aman, dan efisien seiring dengan berkembangnya sistem transportasi publik di Indonesia.

"Ke depan, KAI Properti akan terus berkomitmen mendukung pengembangan infrastruktur yang memperkuat integrasi transportasi, khususnya transportasi berbasis kereta api. Kami meyakini bahwa konektivitas yang semakin baik akan memberikan kemudahan akses, meningkatkan kenyamanan perjalanan, serta mendorong lebih banyak masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi publik sebagai pilihan mobilitas sehari-hari," tutup Agus.