Editor in Chief Harper’s Bazaar Indonesia, Ria Lirungan, mengatakan bahwa setiap orang termasuk perempuan harus berani mengambil kesempatan untuk menjadi seorang pemimpin.

Ria Lirungan mengakui bahwa kerap ada stigma sosial di masyarakat yang berpandangan bahwa seorang perempuan kurang layak atau kurang mampu untuk menduduki posisi puncak di organisasi.

"Kadang-kadang, perempuan itu ada saatnya mereka merasa terintimidasi karena faktor nilai di masyarakat," ungkapnya dalam wawancara bersama Olenka, dikutip pada Kamis (13/8/2026).

Baca Juga: Profil Ria Lirungan, Editor in Chief Harper’s Bazaar Indonesia

Ia menambahkan, nilai atau stigma sosial tersebut menjadi salah satu tantangan yang masih harus dihadapi oleh seorang perempuan dalam mengembangkan karier dan kapasitas kepemimpinan.

"Sistem nilai yang memang sudah ditanamkan sejak kecil, remaja, atau sejak awal bekerja bahwa perempuan itu tidak layak menjadi pemimpin itu bisa saja terjadi," tambahnya. 

Ria menegaskan, seorang perempuan harus berani mendobrak berbagai stigma dengan menunjukkan kompetensi, integritas, serta kemampuan dalam memberikan dampak positif bagi organisasi dan masyarakat.

Kesempatan untuk memimpin seharusnya tidak ditentukan berdasarkan pada gender melainkan oleh kapasitas, pengalaman, dan kemampuan seseorang dalam memenuhi tanggung jawab.

"Ketika perempuan itu mendapatkan challenge, mereka harus menerima tantangan itu dan tidak mematikan spotlight yang sebenarnya diberikan kepadanya. Jadi itu tergantung kepada masing-masing perempuan itu sendiri," tutupnya.