Politisi Ade Armando mengklaim sejumlah kader PDI-Perjuangan panik lantaran Joko Widodo (Jokowi) memilih masuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan mengumumkan status keanggotaanya secara terbuka.

Kepanikan itu kata Ade bikin kader partai banteng bertindak tak rasional. Mereka menjadi tidak bijaksana bahkan cenderung sinis ketika mengomentari keputusan Jokowi untuk berlabuh di Partai politik besutan Kaesang Pangarep itu.

Baca Juga: Usul Ambang Batas Parlemen 8 Persen, PDI-P Sebut Jokowi Sedang Menantang Gerindra: Itu Angka yang Identik dengan Prabowo!

"Kita semua menyaksikan kader-kader PDIP, dari Deddy Sitorus, Guntur Romli, Andreas Hugo Pareira, memberi komentar yang pahit dan sinis ketika ditanya wartawan soal masuknya Pak Jokowi ke PSI. Menurut saya, itu memalukan sih,” kata Ade dilansir dari saluran Youtube COKRO TV Kamis (1/10/2026).

Supaya kader-kader PDI-P lebih tertib, Ade lantas meminta ketua umum partai moncong putih itu Megawati Soekarnoputri untuk segera turun tangan. Mega kata Ade minimal mengeluarkan perintah yang meminta kadernya bertindak lebih rasional lagi.

"Nampaknya Ibu Megawati perlu mengajukan perintah pada kader PDI-P untuk bertindak secara lebih bijaksana. Ibu Mega perlu mengingatkan pada kader-kader di PDIP agar jangan terlalu panik ketika mengetahui Pak Jokowi sekarang sudah masuk PSI," pungkasnya.

Sebelumnya, Jokowi mengungkapkan dirinya telah resmi menjadi anggota PSI sejak tahun lalu. Pengakuan itu disampaikan secara terbuka di hadapan ratusan kader saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Bandung, Sabtu (26/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi bahkan menunjukkan langsung Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI miliknya sebagai bukti bahwa dirinya telah menjadi bagian dari partai berlambang gajah itu.

Menurut Jokowi, status keanggotaannya di PSI dimulai pada 14 Oktober 2025. Namun, ia mengaku masih banyak pihak yang meragukan kabar tersebut sehingga memilih memperlihatkan kartu anggota yang dimilikinya.

Baca Juga: Bukan dari Keluarga Konglomerat atau Bangsawan, Kenapa Jokowi Bisa Bertransformasi Jadi Raksasa Politik?

"Saya sudah masuk menjadi keluarga besar PSI itu sudah 14 Oktober 2025. Sudah setahun lalu. Banyak yang enggak percaya. Saya kasih kartu anggota saya," ujar Jokowi.

KTA yang ditunjukkan Jokowi memiliki nomor anggota unik, yakni S337220257777777.