Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai program pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Mulai dari bantuan rumah tidak layak huni melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), hingga penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur pertanian.

Komitmen tersebut disampaikan Ibas Yudhoyono dalam kegiatan Temu Massa Penerima Program BPBL dan BSPS di Desa Tegal Arum, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Kamis (29/10/2026) kemarin.

Baca Juga: Demokrat Gercep Minta Gibran Mundur Pasca Putusan MA, PSI Nyeletuk: Pengen AHY Jadi Wapres Ya?

Baca Juga: Orang Nggak Punya Adab Demokrasi Mana Mempan Disuruh Mundur, Gibran tetap Ngotot Jadi Wapres Walau Ditelanjangi Habis-habisan!

Baca Juga: Pasukan AHY Kasih Pilihan Ini: Mas Gibran Mundur atau Dimundurkan dari Wapres!

Dalam kesempatan tersebut, Ibas hadir bersama anggota DPRD Kabupaten Magetan, Pangayoman dan Soim, serta jajaran pemerintah daerah dan Kepala Desa Tegal Arum. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam memperjuangkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VII, EBY menyampaikan bahwa dirinya bersama para anggota legislatif di daerah akan terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat sekaligus mengawal pemerintah agar senantiasa menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.

“Sebagai wakil rakyat, kami terus berupaya mengawal pemerintah agar pemimpin kita senantiasa mengabdi kepada rakyat, memikirkan yang terbaik untuk kemajuan, kesejahteraan, persatuan, dan kesatuan. Setiap aspirasi masyarakat akan terus kami perjuangkan,” ujar Ibas.

Pendidikan dan kesehatan menjadi fondasi kesejahteraan

Dalam sambutannya, Ibas Yudhoyono menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu prioritas utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Ia berharap tidak ada anak-anak Indonesia yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.

Menurutnya, setiap anak harus memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan, mulai dari jenjang sekolah dasar, menengah pertama, menengah atas, hingga perguruan tinggi.

Wakil Ketua MPR RI tersebut juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai program dukungan pendidikan dari pemerintah, termasuk Sekolah Rakyat dan Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP), sesuai dengan persyaratan yang berlaku.

“Pendidikan adalah yang utama. Anak-anak kita tidak boleh ada yang putus sekolah. Kita ingin generasi penerus menjadi semakin cerdas, memiliki karakter yang baik, dan kelak mampu menjadi pemimpin serta sumber daya manusia yang membangun Indonesia,” tegasnya.

Selain pendidikan, EBY juga menaruh perhatian pada peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. Ia mendorong agar posyandu, puskesmas, rumah sakit, serta fasilitas kesehatan lainnya terus diperkuat, termasuk ketersediaan obat-obatan dan tenaga kesehatan.

Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan ibu hamil, proses persalinan, pemenuhan gizi anak, serta pendampingan tumbuh kembang menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas.

Kawal BSPS, hadirkan rumah yang lebih layak bagi keluarga

Salah satu perhatian utama Ibas dalam kegiatan tersebut adalah pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang dikenal masyarakat sebagai program bedah rumah.

Ibas menceritakan kondisi salah satu penerima manfaat, Pargiono, yang sebelumnya tinggal di rumah dengan kondisi bangunan sederhana, berdinding kayu dan tripleks, serta membutuhkan perbaikan agar lebih layak untuk dihuni.

Melalui dukungan berbagai pihak, termasuk aspirasi yang diperjuangkan bersama anggota DPRD setempat dan pemerintah desa, Pargiono mendapatkan bantuan BSPS sebesar Rp20 juta untuk membantu memperbaiki rumahnya.

Perbaikan tersebut meliputi pembenahan dinding dan atap sehingga kondisi rumah menjadi lebih baik, aman, dan nyaman bagi keluarga.

“Alhamdulillah, rumah Pak Pargiono hari ini sudah lebih baik berkat bantuan BSPS dari pemerintah. Program seperti ini harus terus kita kawal agar saudara-saudara kita yang membutuhkan juga mendapatkan perhatian dan kesempatan yang sama,” ungkap EBY.

Usai meninjau kondisi rumah penerima bantuan, Ibas turut berjalan di sekitar lingkungan rumah dan menyapa warga yang ditemuinya. Dalam suasana akrab, ia berbincang singkat dengan masyarakat, menanyakan kondisi lingkungan serta pelayanan kesehatan di desa, termasuk aktivitas Polindes dan pelayanan bagi ibu hamil. Ibas berharap masyarakat Magetan senantiasa diberikan kesehatan, sementara fasilitas dan layanan kesehatan di tingkat desa terus diperkuat agar kebutuhan warga dapat terlayani dengan baik.

Bapak Pargiono menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta upaya yang turut dikawal oleh Mas Ibas sehingga bantuan tersebut dapat dirasakan oleh keluarganya. Menurutnya, bantuan perbaikan rumah dan pemasangan listrik telah membawa perubahan berarti bagi kehidupan keluarganya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Mas Ibas dan semua pihak yang sudah membantu memperjuangkan kebutuhan masyarakat kecil seperti kami. Alhamdulillah, sekarang saya bisa memiliki rumah yang lebih layak untuk ditempati dan listrik yang menerangi rumah. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami agar bisa menjalani kehidupan yang lebih baik,” ungkap Pargiono.

Wakil rakyat dari Dapil Jawa Timur VII itu juga mengajak masyarakat untuk tidak merasa iri apabila belum mendapatkan bantuan. Menurutnya, program pemerintah harus diprioritaskan bagi keluarga yang benar-benar membutuhkan dan memenuhi kriteria penerima manfaat.

Edhie Baskoro turut meminta masyarakat, kepala desa, dan camat untuk terus menyampaikan informasi apabila masih terdapat keluarga yang tinggal di rumah tidak layak huni sehingga dapat diperjuangkan untuk mendapatkan perhatian pemerintah pada kesempatan berikutnya.