Politisi senior Partai Demokrat Andi Arief menilai pembentukan panitia khusus (pansus) di DPR RI perihal dokumen pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka justru memberikan keuntungan bagi Gibran.

Menurutnya, pansus ijazah akan menjadi ruang untuk Gibran memberikan klarifikasi secara terbuka usai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut. 

Baca Juga: Gibran Cuma Punya 2 Jurus Ini, Dimakzulkan atau....

Baca Juga: Keras, PDIP Desak Gibran Mundur: Paling Baik Sih Itu Mas Wapres...

"Menurut saya, yang butuh pansus atau butuh klarifikasi itu sebenarnya adalah Wapres Gibran sendiri," ujarnya dalam keterangannya, dikutip Kamis (15/10/2026).

Lanjutnya, ia menilai jika Gibran merasa dirugikan oleh polemik tersebut, forum pansus dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan persoalan yang berkembang saat ini.

"Jadi kalau menurut saya ini kesempatan. Kalau ada pansus, yang paling diuntungkan sebenarnya adalah Mas Gibran karena Gibran bisa klarifikasi di pansus itu," ujarnya lagi.

Baca Juga: SBY Sentil Elite yang Masih Haus Kekuasaan: Mantan Presiden Belum Tentu Jadi Negarawan!

Karena itu, dirinya pun menyinggung pembentukan pasus Bank Century pada tahun 2010 lalu di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tengah menghadapi tekanan politik untuk menyelamatkan bank tersebut.