Growthmates, banyak orang mengira diabetes hanya menyerang mereka yang gemar mengonsumsi makanan atau minuman manis. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Menurut Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Nadhira Afifa, MPH, SpGK, tidak sedikit anak muda yang justru didiagnosis diabetes meski merasa jarang mengonsumsi makanan manis.
dr. Nadhira mengungkapkan, saat ini, semakin banyak pasien usia muda yang mengetahui dirinya mengidap diabetes setelah menjalani pemeriksaan kesehatan rutin.
"Zaman sekarang, emang banyak banget anak muda yang waktu cek laboratorium hasil HbA1c atau penanda diabetes-nya itu 8% atau 9%, lalu didiagnosis diabetes," terang dr. Nadhira, dalam sebuah video sebagaimana dikutip dari laman Instagram pribadinya, Jumat (17/7/2026).
Menurut dr. Nadhira, setelah ditelusuri, terdapat dua penyebab yang paling sering ditemukan di balik kondisi tersebut.
Penyebab pertama adalah kebiasaan begadang, terutama akibat tuntutan pekerjaan atau lembur. Kurang tidur ternyata dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh dan berdampak langsung pada kadar gula darah.
"Secara fisiologis, kalau tubuh kita kurang tidur, tubuh menganggap kita lagi stres. Jadinya hormon kortisol dan adrenalin meningkat. Nah, hormon ini yang memberi sinyal ke hati buat mecah simpanan gula supaya kita punya energi dan tetap bisa kerja. Jadi hasil akhirnya kadar gula darah naik, bahkan tanpa konsumsi gula yang berlebih," jelasnya.
Baca Juga: 7 Makanan Pemicu Kanker Menurut Dokter Spesialis Gizi, Bukan Dilarang tapi Wajib Dibatasi!