Swisse memperkenalkan Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C di Indonesia sebagai suplemen yang dirancang untuk melengkapi perawatan kulit dari dalam. Produk ini mengombinasikan ekstrak biji anggur asal Italia dengan vitamin C yang berperan dalam mendukung pembentukan kolagen dan membantu melindungi sel dari stres oksidatif.

Peluncuran produk tersebut diperkenalkan dalam Media Briefing Swisse Grape Seed bertema "Seed A Day, Glow Your Way" di Hotel Raffles Jakarta, Ciputra World, Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini membahas pentingnya asupan antioksidan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan kulit di tengah paparan sinar ultraviolet (UV), polusi, dan aktivitas sehari-hari.

Swisse menyasar kalangan milenial dan Gen Z yang semakin memperhatikan perawatan kulit. Melalui produk ini, perusahaan mengangkat potensi ekstrak biji anggur sebagai sumber antioksidan yang dapat melengkapi rutinitas perawatan kulit dari luar.

Baca Juga: Anggur Hitam vs Anggur Hijau, Mana yang Lebih Sehat?

Media briefing tersebut menghadirkan sejumlah pembicara, yakni Dr. Kevin Mak selaku Health Content Creator, Dr. Michelle Song selaku Certified Aesthetic Doctor & Content Creator, Vanessa Leong selaku Associate Marketing Director, SEA, Swisse, serta Vincent Alvin Valerian selaku Marketing Manager Swisse.

Swisse didirikan di Melbourne, Australia, pada 1969. Selama lebih dari 55 tahun, perusahaan ini mengembangkan produk nutrisi dan kesehatan dengan menggabungkan pengetahuan tradisional dan riset ilmiah. Swisse mengusung prinsip "Celebrate Life Every Day" serta filosofi "Nourish to Flourish" dalam mendorong masyarakat untuk memperhatikan kebutuhan nutrisi sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Salah satu bahan yang menjadi perhatian Swisse adalah biji anggur. Bagian buah yang kerap dianggap sebagai sisa konsumsi ini mengandung oligomeric proanthocyanidins (OPC), kelompok senyawa polifenol yang dikenal memiliki aktivitas antioksidan.

Dalam konteks kesehatan kulit, antioksidan berperan membantu menetralkan radikal bebas yang dapat berkontribusi terhadap stres oksidatif. Kondisi tersebut dapat memengaruhi sel kulit dan berbagai komponen penyusunnya, termasuk kolagen dan elastin.

Di sisi lain, minat terhadap produk perawatan kulit juga terlihat dari kebiasaan belanja konsumen muda. Laporan Populix bertajuk "Millennials & Gen Z Report" mengungkapkan bahwa 59% milenial dan Gen Z membeli produk skincare setiap satu hingga tiga bulan.

Produk yang paling banyak dibeli meliputi cleanser sebesar 63%, sunscreen 54%, moisturizer 51%, dan serum 33%. Data tersebut menunjukkan bahwa produk perawatan kulit dasar masih menjadi bagian penting dari rutinitas kecantikan kalangan muda.

Baca Juga: Bluberi Vs Anggur: Buah Mana yang Lebih Baik untuk Mengontrol Gula Darah?

Meski demikian, penggunaan berbagai produk skincare tidak serta-merta menjamin kulit menjadi lebih sehat. Selain memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit, konsumen juga perlu memperhatikan perlindungan kulit, asupan nutrisi, dan pola hidup sehat.

"Fenomena ini menunjukkan antusiasme luar biasa dalam merawat diri, tapi juga rasa frustrasi yang nyata. Konsumen sebenarnya tidak butuh tambahan produk lagi, mereka butuh fondasi untuk membuat skincare yang mereka miliki bekerja lebih optimal. Karena itu, Swisse mempersembahkan Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C sebagai landasan untuk melindungi kulit setiap hari," jelas Vincent Alvin Valerian, Marketing Manager Swisse.

Dr. Michelle Song, Certified Aesthetic Doctor & Content Creator, turut menyoroti pentingnya perlindungan kulit dari paparan radikal bebas. Menurutnya, ekstrak biji anggur menjadi salah satu bahan yang dapat dipertimbangkan dalam upaya melengkapi kebutuhan antioksidan tubuh.

"Kunci kulit cerah adalah perlindungan. Radikal bebas melukai kulit perlahan tanpa kita sadari. Padahal biji anggur menyimpan perlindungan kuat yang sering terlewatkan. Mengonsumsi Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C secara rutin membantu melindungi kulit dari dalam, agar upaya mencerahkan hasilnya dapat lebih optimal," ujarnya.

Selain ekstrak biji anggur, produk ini mengandung vitamin C yang berperan penting dalam pembentukan kolagen. Kolagen merupakan protein struktural yang membantu menjaga kekuatan dan struktur kulit. Kombinasi kedua bahan tersebut dirancang untuk melengkapi kebutuhan nutrisi yang mendukung kesehatan kulit.

Meski begitu, perawatan kulit tetap membutuhkan pendekatan menyeluruh. Penggunaan suplemen tidak menggantikan peran sunscreen dalam melindungi kulit dari paparan sinar UV, penggunaan produk perawatan yang sesuai, maupun konsumsi makanan bergizi seimbang.

Dr. Kevin Mak, Health Content Creator, menjelaskan bahwa OPC dari biji anggur menjadi salah satu bahan yang menarik untuk diperhatikan dalam kaitannya dengan perlindungan kolagen.

"Semakin banyak orang yang paham pentingnya merawat matriks kolagen. Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C dengan OPC dari biji anggur menawarkan cara yang simpel dan berkelanjutan untuk membantu perlindungannya setiap hari, tanpa perlu prosedur invasif," ujar Dr. Kevin Mak.

Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C hadir dalam kemasan botol berisi 60 tablet salut selaput. Menurut informasi perusahaan, produk ini telah bersertifikat halal, ramah bagi vegetarian dan vegan, serta terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Produk tersebut diposisikan sebagai pelengkap rutinitas perawatan kulit, bukan pengganti skincare maupun pola makan seimbang.

Bagi konsumen yang ingin mencoba, Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C tersedia di gerai Swisse di PIK, Lippo Mall Puri, Gading Serpong, dan Pondok Indah Mall 3. Produk ini juga dapat dibeli melalui Swisse Official Store di Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, Blibli, dan Lazada.

Selama periode 20–25 Oktober 2026, Swisse menawarkan harga khusus Rp230.000 dari harga normal Rp366.000. Informasi lebih lanjut mengenai produk dan penggunaannya dapat diperoleh melalui kanal resmi Swisse.