Mendapatkan tidur yang berkualitas merupakan fondasi penting bagi kesehatan fisik dan mental. Saat mengalami insomnia atau kualitas tidur yang buruk, suplemen magnesium dan zinc (seng) sering kali menjadi pilihan utama.

Meski keduanya sama-sama berperan dalam mendukung kestabilan siklus tidur, magnesium dan zinc bekerja dengan mekanisme yang berbeda pada tubuh. Yuk, intip perbedaannya seperti dikutip Olenka dari laman Health, Minggu (18/10/2026).

Baca Juga: Biar Nggak Sia-Sia, Ini 5 Makanan Sehat yang Wajib Dikonsumsi Bareng Vitamin D

Magnesium: Efektif untuk Relaksasi Fisik dan Mental

Magnesium bekerja sebagai penenang alami bagi sistem saraf dan otot. Mineral ini meregulasi neurotransmiter penting seperti GABA dan melatonin yang mengontrol respons stres.

  • Manfaat Utama: Membantu menenangkan pikiran, mengurangi rasa cemas, serta merelaksasi ketegangan otot agar tubuh siap untuk beristirahat.
  • Cocok untuk Kamu yang: Kesulitan untuk memulai tidur (fitful/restless sleep), sering merasa gelisah atau cemas sebelum tidur, atau mengalami kram otot di malam hari.

Zinc: Mendukung Kualitas Deep Sleep dan Siklus Tidur

Zinc berperan penting dalam pembentukan serta regulasi hormon serotonin dan melatonin, yang mengatur ritme sirkadian (jam biologis) tubuh.

  • Manfaat Utama: Membantu mengatur siklus bangun-tidur dan meningkatkan porsi tidur nyenyak (deep sleep), sehingga tubuh terasa lebih segar saat bangun pagi.
  • Cocok untuk Kamu yang: Mudah tertidur tetapi sering terbangun di tengah malam, atau tetap merasa lelah dan tidak bertenaga meskipun sudah tidur cukup (7–9 jam).