PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB) melalui Srikandi dan YBM PLN UIP JBB kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui Program Srikandi Care dan YBM Cegah Stunting yang dilaksanakan di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Program ini dirancang untuk peningkatan gizi dan ketahanan pangan keluarga, sehingga upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak dapat berjalan lebih efektif melalui intervensi berbasis komunitas.
Program ini mencakup beberapa rangkaian kegiatan mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian makanan tambahan bergizi, sampai edukasi kesehatan gizi keluarga. Tidak hanya itu, pada aspek ketahanan pangan, PLN UIP JBB bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Cilincing mengembangkan budidaya ikan dan ayam sebagai sumber protein keluarga yang dapat dikelola secara mandiri dan berkelanjutan.
Baca Juga: Indonesia Lewat PLN Jalin Kolaborasi dengan Norwegia dalam Perdagangan Karbon Global
Baca Juga: PLN Teken PJBTL 1.800 MVA di Jawa Barat dan Jawa Tengah
“Cilincing merupakan salah satu wilayah yang terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Sinergi seperti ini sangat berarti untuk mempercepat peningkatan kualitas kesehatan keluarga,” ujar Sekretaris Kecamatan Cilincing, Deni Apriadi dalam keterangannya, Minggu (30/11/2025).
Heni Heryani, Wakil Ketua TP PKK Kecamatan Cilincing, turut menyampaikan apresiasinya kepada PLN UIP JBB.
“Atas nama TP PKK Kecamatan Cilincing, kami menyampaikan terima kasih kepada PLN. Program ini tidak hanya berdampak pada kesehatan balita, tetapi juga meningkatkan kesadaran keluarga akan pentingnya gizi seimbang. Harapan kami, inisiatif seperti ini dapat terus berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak warga,” ungkapnya.
Dalam kolaborasi ini, Srikandi PLN UIP JBB berperan memperkuat kemandirian warga melalui pembentukan unit pangan komunitas. Sementara itu, YBM PLN UIP JBB mendukung melalui penyediaan makanan tambahan bergizi yang disalurkan melalui TP PKK Kecamatan Cilincing.
“Penguatan gizi keluarga rentan, menjadi prioritas dalam penyaluran dana zakat pegawai PLN. Melalui kerja sama dengan TP PKK Kecamatan Cilincing, bantuan makanan bergizi dapat diterima langsung oleh para ibu dan balita yang membutuhkan, sehingga efektivitas intervensi ini lebih optimal,” jelas Wilya Marlinda, Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan YBM PLN UIP JBB.
Sementara itu, Arrum Rizkiani Nugrahanti, Ketua Tim Srikandi PLN UIP JBB, menambahkan bahwa penguatan ketahanan pangan keluarga juga menjadi fokus penting dalam program ini.
“Kami ingin memastikan para ibu mendapatkan pengetahuan yang benar agar intervensi gizi ini tidak berhenti pada bantuan sesaat, tetapi mampu membentuk kebiasaan sehat dalam keluarga,” jelasnya.
Program ini merupakan implementasi Pilar Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN yang mencakup aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Intervensi gizi berada dalam Pilar Sosial, sementara pengembangan unit pangan dan budidaya peternakan mendukung Pilar Ekonomi serta Pilar Lingkungan melalui praktik pangan berkelanjutan.
General Manager PLN UIP JBB, Yasir, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang PLN dalam menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.
“PLN UIP JBB berkomitmen melanjutkan program-program berbasis kesehatan keluarga dan pemberdayaan masyarakat, terutama di wilayah kerja kami. Sinergi dengan pemerintah kecamatan dan komunitas lokal menjadi kunci keberhasilan program seperti ini,” ujarnya.
Dengan kolaborasi yang terbangun bersama para pemangku kepentingan, program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesehatan keluarga serta ketahanan pangan masyarakat di Kecamatan Cilincing, tetapi juga dapat direplikasi di wilayah lain sehingga kontribusi PLN UIP JBB semakin dirasakan masyarakat luas.