Eksperimen Karakter Utama Ganda & Visual yang Imersif
Pertunjukan ini menghadirkan keunikan yang jarang ditemukan: karakter utama Arah diperankan dalam dua interpretasi berbeda, yaitu versi laki-laki (diperankan oleh Alf Elijah Sigarlaki) dan versi perempuan (diperankan oleh Daria Lakshmi Algamar). Meski alur ceritanya sama, kedua versi ini menyajikan dinamika rasa dan pengalaman emosional yang berbeda bagi penontonnya.
Didukung oleh 32 pemeran berbakat dan melibatkan lebih dari 200 insan kreatif, aspek teknis musikal ini digarap dengan sangat luar biasa:
- Live Orchestra: Seluruh musik dibawakan secara langsung oleh Wishnu Dewanta Orchestra untuk mengiringi dinamika para aktor anak-anak di panggung.
- Teknologi Visual Modern: Panggung modular bertransformasi secara dinamis menggunakan teknologi projection mapping dan permainan laser epik untuk memvisualisasikan adegan lautan luas.
- Teknik Puppetry Eksotis: Keberadaan satwa langka khas Indonesia, seperti rusa, burung camar, dan elang, dihidupkan secara artistik di atas panggung melalui teknik boneka teater yang memukau.
Aksi Nyata: Nonton Teater Sambil Daur Ulang Sampah Elektronik
Tidak hanya berteori tentang kelestarian lingkungan di dalam cerita, Musikal Senja Teduh Pelita juga mengajak penonton untuk bergerak bersama menjaga bumi. Melalui kolaborasi dengan Remind Indonesia, para pengunjung yang datang ke TIM diimbau untuk membawa sampah elektronik kecil mereka yang sudah tidak terpakai, seperti ponsel bekas, headset, kabel, atau pengisi daya, untuk dikumpulkan di area pertunjukan dan didaur ulang secara bertanggung jawab.