Kulit kering (xerosis) sering kali memicu rasa gatal, kasar, tertarik, hingga mengelupas. Kondisi ini dapat terjadi di area tubuh mana saja, terutama di bagian yang memiliki sedikit kelenjar minyak seperti siku, lengan, kaki, dan tangan.
Jika dibiarkan tanpa penanganan, rasa gatal yang hebat (pruritus) dapat memicu garukan berlebih yang merusak lapisan pelindung kulit (skin barrier) dan memicu risiko infeksi.
Memahami penyebab di balik kulit kering adalah langkah awal yang krusial untuk mengembalikan kelembapan alami kulitmu. Yuk, intip beberapa penyebab utama kulit kering yang perlu kamu tahu, seperti dikutip dari laman Health, Minggu (25/10/2026).
Baca Juga: Skincare Mahal vs Produk Apotek, Mana yang Lebih Efektif untuk Kulit?
6 Penyebab Utama Kulit Kering
- Faktor Lingkungan: Paparan sinar matahari, cuaca dingin, tingkat kelembapan udara yang rendah, serta penggunaan pendingin atau pemanas ruangan dapat mempercepat penguapan kadar air pada kulit.
- Kebiasaan Cuci Muka & Mandi yang Keliru: Menggunakan sabun dengan bahan pembersih yang keras, mandi air hangat terlalu lama, atau terlalu sering mencuci muka dapat mengikis minyak alami penyokong skin barrier.
- Faktor Usia: Sejak memasuki usia 40 tahun, produksi sebum (minyak alami kulit) secara bertahap mulai menurun, membuat kulit menjadi lebih rapuh dan mudah kering.
- Kebiasaan Merokok: Senyawa kimia dalam rokok mempercepat penuaan dini kulit, menurunkan kadar hormon estrogen pada wanita, dan menurunkan efisiensi hidrasi alami kulit.
- Kondisi Peradangan Kulit: Gangguan jangka panjang seperti eksem (atopic dermatitis) atau psoriasis dapat merusak skin barrier dan menimbulkan plak kulit yang tebal, bersisik, serta gatal.
- Kondisi Medis & Efek Samping Obat: Penyakit seperti diabetes, gangguan tiroid, ginjal, HIV, serta penggunaan obat-obatan tertentu (seperti obat kolesterol/statin, diuretik, hingga terapi kanker) sering kali memicu kulit kering ekstrem.
Mengapa Kulit Tetap Kering Meski Sudah Pakai Pelembap?
Jika pelembap (moisturizer) harianmu terasa kurang efektif, kemungkinan besar ada beberapa kebiasaan yang perlu disesuaikan:
- Tekstur Kurang Tepat: Jika lotion ringan terasa tidak mempan, beralihlah ke tekstur cream yang lebih pekat atau ointment (seperti petroleum jelly).
- Waktu Pengaplikasian: Waktu terbaik menggunakan pelembap adalah maksimal 5 menit setelah mandi atau mencuci tangan saat kulit masih dalam kondisi setengah basah/lembap (damp).
- Bahan Iritan & Eksfoliasi Berlebih: Hindari produk dengan wewangian (fragrance), alkohol tinggi, atau penggunaan eksfoliator fisik/kimia (seperti retinoid dan AHA/BHA) yang berlebihan.