Ketidakpastian ekonomi, meningkatnya biaya kesehatan, perubahan pola kerja, hingga bertambahnya tanggung jawab keluarga membuat masyarakat semakin menyadari pentingnya perlindungan finansial yang sesuai dengan kebutuhan.

Di tengah perubahan tersebut, asuransi tidak lagi dipandang sekadar sebagai produk yang dimiliki, melainkan bagian dari strategi pengelolaan keuangan jangka panjang yang perlu dievaluasi secara berkala agar tetap relevan dengan kondisi dan tujuan hidup.

Perubahan cara pandang ini juga mendorong meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan konsultasi sebelum mengambil keputusan terkait perlindungan finansial.

Tidak hanya untuk memilih produk yang tepat, tetapi juga untuk meninjau kembali perlindungan yang telah dimiliki agar tetap sesuai dengan perubahan kondisi ekonomi, kebutuhan keluarga, dan kemampuan finansial.

President Director & CEO Sequis Life, Ted Margono, mengatakan, keputusan memiliki asuransi seharusnya diawali dengan pemahaman yang menyeluruh mengenai berbagai risiko yang mungkin dihadapi sepanjang kehidupan.

"Tantangan terbesar dalam perencanaan perlindungan bukanlah memilih produk, melainkan memahami adanya risiko yang akan dihadapi sepanjang perjalanan hidup seiring dengan dinamika kehidupan. Karena itu, masyarakat memerlukan ruang untuk berdiskusi, mengevaluasi kebutuhan perlindungan secara menyeluruh dan berkala, serta mendapatkan pendampingan sebelum menentukan solusi yang paling sesuai dengan tujuan keuangannya," terang Ted, dikutip dari keterangan resminya, Selasa (28/7/2026).

Menurut Ted, kondisi tersebut juga memperkuat pentingnya peran tenaga pemasar profesional yang tidak hanya membantu menawarkan produk, tetapi mampu mendampingi nasabah dalam memahami risiko serta menyusun strategi perlindungan yang sesuai dengan perubahan fase kehidupan.

Baca Juga: Sequis SHEPRENEUR Bekali 60 Wirausaha Perempuan dengan Literasi Keuangan dan Manajemen Bisnis