Demi membantu pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia yang kini dituntut untuk bergerak cepat, Salesforce hadirkan Agentforce dalam Salesforce Suites dan mengelola hubungan pelanggan langsung dari tempat mereka bekerja dengan Slack CRM. Bersama-sama, kedua solusi ini membantu pelaku UKM di Indonesia mengurangi waktu yang dihabiskan untuk pekerjaan administratif sehingga mereka bisa lebih fokus pada hal terpenting, yaitu membangun hubungan dengan pelanggan dan mengembangkan bisnis.

Salesforce menghadirkan AI langsung ke dalam Salesforce Suites, platform CRM yang dirancang khusus untuk UKM dan startup. Kemampuan AI terbaru ini telah tersedia di Free, Starter, dan Pro Suites tanpa memerlukan proses konfigurasi (setup) maupun biaya tambahan. Dengan fitur ini, tim dapat secara instan merangkum data, menyusun email yang dipersonalisasi, serta memantau aktivitas pelanggan, semuanya melalui platform yang selama ini telah mereka gunakan untuk menjalankan bisnis.

Baca Juga: Sales Management Ala Bos Garudafood

Pada Starter dan Pro Suites, pelaku UKM juga dapat mengaktifkan Employee Agent, yakni asisten AI yang bekerja berdampingan dengan tim manusia untuk menyediakan konteks secara instan, menyusun komunikasi, dan mencatat aktivitas hanya melalui perintah percakapan sederhana.

Salesforce Suites menghadirkan AI langsung di tempat seluruh informasi pelanggan berada dengan menyatukan fungsi penjualan, layanan pelanggan, pemasaran, dan Slack ke dalam satu platform yang terintegrasi. Kemampuan AI pada Salesforce Suites didukung oleh Agentforce 360, platform AI Salesforce yang menghubungkan manusia, data, dan AI.

Melalui infrastruktur Agentforce, AI dapat beradaptasi dengan kebutuhan bisnis, terlepas dari sejauh mana perusahaan telah mengadopsi dan memanfaatkan ekosistem Salesforce. Baik perusahaan memilih untuk tetap ramping maupun meningkatkan skala operasionalnya (dengan mengadopsi lebih banyak agen AI otonom), platform ini akan berkembang seiring dengan pertumbuhan bisnis.

Agentforce juga memastikan data pelanggan tetap terlindungi dan dikelola dengan baik di seluruh fitur AI Salesforce. Data perusahaan sepenuhnya tetap menjadi milik perusahaan, tanpa perlu menyalin dan menempelkan data ke alat AI pihak ketiga atau khawatir mengenai data apa saja yang dibagikan. Pengaturan akses, keamanan, dan kepercayaan telah terintegrasi di dalam platform, sehingga tim dapat bekerja lebih cepat dengan rasa aman dan tenang.

Slack CRM: CRM yang Hadir di Tempat Karyawan Bekerja 

Salesforce juga memperkenalkan Slack CRM bagi UKM yang ingin mengelola hubungan pelanggan langsung di platform kerja yang mereka gunakan sehari-hari. Slack CRM menghadirkan kemampuan manajemen hubungan pelanggan yang ringan dan terintegrasi secara native di dalam Slack. Melalui Slackbot, tim dapat membuat dan memperbarui kontak, melacak prospek dan transaksi, serta mencatat aktivitas langsung di dalam percakapan Slack di mana kolaborasi kerja sehari-hari berlangsung. Dengan memusatkan data dan aktivitas pelanggan dalam satu tempat, tim dapat tetap terorganisasi, selaras, dan responsif.

Selain itu, Slack CRM dibangun di atas platform Salesforce sehingga memungkinkan bisnis berkembang secara mulus seiring pertumbuhannya. Pelaku usaha dapat memulai dari kebutuhan sederhana, seperti melacak kontak dan penjualan di Slack, lalu secara bertahap memperluas penggunaan ke fitur-fitur Salesforce yang lebih canggih tanpa perlu memigrasikan data.

“UKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian nasional. Agentic AI memberikan kemampuan bagi pelaku usaha di sektor ini untuk menciptakan dampak yang berlipat ganda tanpa memerlukan waktu dan upaya yang biasanya dibutuhkan dalam transformasi berskala perusahaan besar. Ini merupakan momen penting bagi UKM untuk membangun keunggulan kompetitif mereka," ujar Vernon Cheo, Head of Emerging Small and Medium Business, Salesforce ASEAN, dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/7/2026).