Presiden Komisaris Garudafood, Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto mengatakan, penjualan merupakan nafas hidup dalam sebuah bisnis, penjualan menjadi salah satu unsur paling penting dalam sebuah bisnis. Penjualan menjadi faktor penentu maju mundurnya sebuah perusahaan.

“Dengan kita jualan laku, disitu uang mulai masuk. Kalau uang udah mulai masuk, dengan asumsi itu keluar dengan baik, akan menghasilkan keuntungan. Nah, bisnis itu baru bisa tumbuh dengan baik kalau dia untung,” kata Sudhamek dilansir Olenka.id Jumat (23/1/2026).

Baca Juga: Kerajaan Bisnis Garudafood Group, Berawal dari Produsen Tepung di Pati

Sudhamek mengatakan keuntungan dalam berbisnis adalah vitamin yang menutrisi sebuah perusahaan supaya bisa tumbuh sehat, namun fokus utama sebuah perusahaan sebaiknya tak boleh dititikberatkan pada keuntungan, sebab keuntungan adalah konsekuensi dari sebuah transaksi penjualan.

“Keuntungan bisa terjadi kalau sudah ada penjualan. Lalu fokusnya adalah bagaimana kita bisa memastikan supaya penjualan itu terjadi,” ujarnya.

Supaya penjualan bisa berjalan sesuai target, maka perusahaan mesti memikirkan cara penjualan yang berbeda dari kompetitor namun tepat sasaran. Ini bukan sekadar soal tampil beda, namun itu mesti membawa nilai tambah buat konsumen dimana nilai tambah itu tak ditawarkan oleh pesaing.

“Dan nilai tambahnya adalah nilai tambah yang memang diperlukan dan dia gak penting bagi konsumen. Lalu, memiliki differentiation itu bisa differentiation pada produknya, bisa differentiation kepada cara mendistribusikannya. Bisa differentiation itu pada cara mengkomunikasikannya.Bisa differentiation itu sampai kepada hal-hal yang sifatnya intangible yang sudah dalam bentuk brand value,” ujarnya.

Dengan cara seperti ini perusahaan kata Sudhamek menjadi jauh lebih gampang membangun persepsi pada konsumen. 

Baca Juga: Kisah Darmo Putro Dirikan Garudafood

 “Dengan konsumen melihat produk kita berbeda dan memberikan nilai tambah yang dia perlukan, disitu dia akan membeli,” pungkasnya