Menit 13–16: Latihan Kekuatan Fokus Otot Inti

Otot inti yang kuat tidak hanya membantu menjaga postur tubuh tetap stabil, tetapi juga berperan penting dalam cara tubuh menyimpan dan memproses lemak.

Pada fase ini, latihan difokuskan untuk mengaktifkan otot perut bagian dalam melalui kombinasi gerakan statis dan dinamis, dimulai dengan plank lengan bawah yang menantang kestabilan tubuh, dilanjutkan dengan crunch sepeda berirama lambat untuk memastikan setiap gerakan dilakukan dengan kontrol penuh.

Sesi ini kemudian diperkuat dengan crunch berdiri yang menghubungkan kerja otot perut dan koordinasi tubuh secara keseluruhan.

Rangkaian gerakan tersebut secara khusus menargetkan otot inti terdalam yang berkaitan erat dengan penyimpanan lemak visceral, sehingga mendukung pembakaran lemak dan kekuatan tubuh secara menyeluruh.

Menit 17–19: Pembakaran Lemak Terkontrol sebagai Penutup

Pada tahap ini, intensitas latihan diturunkan secara bertahap, namun otot tetap dijaga aktif untuk mendukung pembentukan massa otot.

Sesi diawali dengan glute bridge yang menekankan kontraksi pinggul di posisi atas, lalu dilanjutkan dengan wall sit yang menantang daya tahan otot paha dan glute dengan punggung tetap menempel rata di dinding.

Latihan kemudian ditutup dengan squat berat badan yang dilakukan secara perlahan dan terkontrol, sehingga otot bekerja lebih lama tanpa lonjakan beban berlebih.

Pola gerakan yang terkendali ini membantu memperkuat otot sekaligus meningkatkan metabolisme, yang berperan penting dalam proses penurunan lemak jangka panjang.

Menit 20: Menenangkan Tubuh dan Pikiran

Sebagai penutup latihan, luangkan waktu untuk menenangkan tubuh melalui pernapasan dalam dan peregangan ringan. Perhatian diarahkan pada area pinggul, paha belakang, dan punggung bawah yang telah bekerja aktif sepanjang sesi, sambil menarik napas perlahan melalui hidung dan menghembuskannya secara terkontrol.

Tahap ini membantu menurunkan ketegangan otot, mempercepat proses pemulihan, serta menenangkan sistem saraf.

Selain membuat tubuh terasa lebih rileks, pendinginan yang dilakukan dengan sadar juga berperan dalam menurunkan hormon stres yang kerap dikaitkan dengan penumpukan lemak di area perut.

Penafian

Artikel ini disusun untuk tujuan informasi umum dan bukan pengganti nasihat medis. Individu dengan kondisi kesehatan tertentu, cedera, atau yang baru menjalani operasi disarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum memulai program olahraga apa pun. Hasil dapat berbeda pada setiap orang, tergantung usia, kondisi kesehatan, pola makan, dan konsistensi latihan.