Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) remi mengumumkan struktur lengkapnya, hari ini Senin (24/3/2024).
Dalam keterangannya, Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani menyampaikan pihaknya memilih orang-orang sesuai dengan kompetensi serta track record yang bersih.
Baca Juga: Danantara Bakal Evaluasi Seluruh Proyek Hilirisasi
Baca Juga: Rosan Roeslani: Danantara Bukan dari Uang Masyarakat
Ia mengaku hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama yakni memiliki kesamaan visi, yaitu mengabdi kepada negara.
"Amanah yang diberikan kepada kami ini sangat luar biasa, sehingga kami harus memastikan proses ini berjalan dengan baik sesuai harapan presiden dan seluruh masyarakat Indonesia, sehingga diperlukan orang-orang yang tidak hanya memiliki kapabilitas, tetapi juga integritas," katanya.
Lebih lanjut, ia mengatakan jajaran dewan pengawas Danantara diduduki oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Muliawan Hadad, para Menko dan Mensesneg era Presiden Prabowo Subianto.
Kemudian, Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Presiden Ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menjadi dewan pengarah.
"Untuk dewan pengarah, kami meminta dan alhamdulillah sudah disetujui, ada Bapak Jokowi dan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono sebagai dewan pengarah. Dengan pengalaman beliau selama 10 tahun memimpin negara, tentunya akan memberikan kontribusi positif terhadap jalannya Danantara ke depan," ujarnya lagi.
Lebih lanjut, untuk dewan penasihat Danantara akan diisi oleh Ray Dalio, Helman Sitohang, Jeffrey Sachs, F Chapman Taylor, serta Thaksin Shinawatra.