Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Antonius Widodo Mulyono, menegaskan bahwa seorang pemimpin modern harus memiliki kombinasi kemampuan teknis dan kemampuan interpersonal yang seimbang.
Menurutnya, kepemimpinan yang efektif tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh kemauan untuk terus belajar dan membuka diri terhadap perkembangan.
Dalam sebuah acara , Antonius menekankan bahwa seorang pemimpin wajib menguasai hard skill dan soft skill, dua fondasi yang harus diasah secara konsisten.
“Anda harus terus mengasah kemampuan, kompetensi, pengetahuan, keterampilan. Skill itu tidak hanya hard skill tetapi juga soft skill. Ini penting,” ujarnya.
Baginya, seorang pemimpin harus memiliki “head”, kepala yang terisi oleh pengetahuan yang memadai. Tanpa itu, proses kepemimpinan akan terhambat.
“Kalau pemimpin di head-nya isinya sedikit, tentu akan terkendala,” tambahnya.
Baca Juga: BCA Digital Raih Penghargaan sebagai The Best Companies to Work for in Asia 2025
Ia menjelaskan bahwa disiplin, ketepatan waktu, dan kemauan belajar adalah elemen dasar yang wajib dimiliki.
“Belajarlah terus, disiplin, tepat waktu, terus mengasah pengetahuan dan keterampilan,” ucapnya menegaskan.