Sejak diproduksi tahun 1972 oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), Indomie dikenal sebagai brand mi instan asli Indonesia yang populer hingga mancanegara. Di tengah tuntutan untuk terus menghadirkan hal baru, Indomie menunjukkan bahwa inovasi dan konsistensi cita rasa bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan dapat berjalan beriringan.

Hal demikian yang juga ditegaskan oleh Cherie Anisa Nuraini selaku Senior Brand Manager Indomie PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Ia mengungkapkan bahwa Indomie senantiasa berupaya untuk tetap relevan dengan kebutuhan konsumen dan perkembangan tren. Maka dari itu, berbagai inovasi terus dihadirkan. 

Baca Juga: Kabar Seru dari Indofood: Indomie Goreng Cabe Ijo Comeback dengan Cita Rasa Pedas Lebih Bernyali!

"Indomie sebagai brand selalu berusaha untuk mendengarkan apa yang dibutuhkan konsumen dan memantau pergerakan tren. Kami berusaha menjawab hal tersebut melalui produk yang kami miliki dan inovasi yang kami lakukan, salah satunya dengan comeback-nya Indomie Goreng Cabe Ijo ini," pungkas Cherie kepada Olenka di sela konferensi pers peluncuran Indomie Goreng Cabe Ijo, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Cherie menambahkan, Indomie memahami bahwa inovasi memegang peranan yang sangat penting bagi sebuah brand. Terlebih lagi,  landskap konsumen bergerak dengan sangat dinamis. Para konsumen ini, lanjutnya, terus selalu mencari hal-hal baru dan ingin mendapatkan pengalaman baru.

Baca Juga: Dari Pangan Lokal ke Inovasi Global, Jejak 20 Tahun Indofood Riset Nugraha

"Itu semua yang coba kami berikan lewat produk, activation, dan juga bagaimana kita berkomunikasi dengan konsumen. Jadi inovasi dalam segala hal itu sangat penting bagi kami," jelas Cherie lagi.

Bersamaan dengan inovasi yang terus dilakukan, Indomie juga menyadari bahwa menjaga konsistensi rasa dari varian yang sudah ada juga sangat penting untuk dilakukan. Baik varian dengan inovasi rasa baru maupun varian yang eksisting, tegasnya, berusaha untuk terus berjalan beringingan.

"Bagi Indomie, inovasi baru maupun rasa-rasa Indomie yang eksisting itu memegang peranan yang sama pentingnya. Dan kami mendukung untuk seluruh varian Indomie itu bisa diterima oleh pasar," katanya lagi.

Benar saja, Indomie memiliki sejumlah activity untuk mendukung inovasi, tetapi juga berbagai inisiatif untuk mempertahankan produk eksisting yang memang sudah menjadi bagian penting bagi konsumen. 

"Kami harapkan semua itu dapat berjalan dengan baik dan sejalan sehingga Indomie komplit untuk melengkapi kehidupan sehari-hari konsumen kami," tegas Cherie.

Sebagai informasi, Indofood resmi menghadirkan kembali Indomie Goreng Cabe Ijo, varian mi instan yang banyak dicari oleh para penyuka cita rasa pedas. Indomie Goreng Cabe Ijo comeback dengan rasa cabe ijo yang autentik, lebih gurih dengan sensasi pedas yang lebih bernyali.

General Manager Marketing Noodle Division ICBP, Julia Atman, mengungkapkan bahwa keputusan Indofood untuk menghadirkan kembali Indomie Goreng Cabe Ijo ini selaras dengan tingginya permintaan konsumen terhadap salah satu varian mi instan unggulan Indomie ini. Terlebih lagi, kuliner dengan cita rasa pedas kini semakin disukai dan memiliki tempat tersendiri di hati konsumen.

"Kehadiran varian ini menjadi bagian dari komitmen Indomie untuk terus menghadirkan inovasi yang lahir dari preferensi dan antusiasme konsumen. Kami berharap Indomie Goreng Cabe Ijo akan memuaskan pengalaman rasa pedas gurih khas cabe ijo bagi para Indomie Lovers," ungkap Julia di Jakarta, Rabu (10/6/2026).