Rumah Indofood menjadi salah satu destinasi yang paling menarik perhatian dalam gelaran Semasa Piknik 2026. Tak sekadar menghadirkan pengalaman kuliner yang seru, Indofood juga membawa misi mendukung UMKM, mengajak masyarakat peduli lingkungan, hingga menargetkan pengelolaan lebih dari 700 kilogram sampah selama festival berlangsung.

Semasa Piknik 2026 yang memasuki penyelenggaraan ke-10 digelar pada 26–28 Juni 2026 di Taman Lapangan Banteng, Jakarta. Festival ini dikenal sebagai salah satu creative market terbesar di Indonesia yang mempertemukan pelaku industri kreatif, UMKM, komunitas, dan masyarakat dalam satu ruang kolaborasi.

Melalui Rumah Indofood, PT Indofood Sukses Makmur Tbk menghadirkan pengalaman yang memadukan kuliner, kreativitas, dan keberlanjutan. Berbagai merek andalan seperti Pop Mie, Indomilk, Chitato Lite, Sambal Indofood, hingga Bogasari ikut meramaikan festival dengan beragam aktivitas interaktif yang dapat dinikmati pengunjung dari berbagai kalangan.

Baca Juga: Rumah Indofood Gelar Meet & Greet Film 'Garuda di Dadaku' di Jakarta Fair Kemayoran 2026

Head of Consumer Engagement Marketing PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Fierman Authar, mengatakan kehadiran Rumah Indofood bukan hanya menjadi ajang memperkenalkan produk, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pengalaman yang menyenangkan.

"Semasa Piknik tidak sekadar menjadi ajang untuk memperkenalkan produk, tetapi juga kesempatan untuk membangun engagement yang lebih personal, seru, dan relevan. Kehadiran Indofood di Semasa Piknik 2026 menjadi wujud dukungan terhadap semangat kreativitas untuk keberlanjutan yang dekat dengan generasi muda dan keluarga muda masa kini," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima Olenka pada Minggu (28/06/2026). 

Area Piknik, Walking Tour hingga Merchandise Eksklusif

Rumah Indofood menghadirkan area piknik yang dirancang sebagai ruang berkumpul bersama keluarga maupun sahabat. Pengunjung dapat menikmati berbagai sajian dari produk-produk Indofood, mengikuti permainan berhadiah, mendapatkan merchandise kolaborasi eksklusif Indofood x Semasa, hingga membeli paket produk spesial selama acara berlangsung.

Baca Juga: Semarak Duel Masak Aldi Taher vs Chef Hideki di Rumah Indofood Jakarta Fair Kemayoran 2026

Tak hanya itu, Indofood juga mendukung salah satu aktivitas favorit Semasa Piknik, yakni Walking Tour. Melalui kegiatan ini, pengunjung diajak menyusuri kawasan bersejarah Lapangan Banteng sambil menikmati produk-produk Indofood sebagai teman perjalanan.

Kolaborasi Kelola Sampah, Targetkan Daur Ulang 700 Kg

Untuk diketahui, komitmen terhadap keberlanjutan menjadi salah satu fokus utama Indofood dalam Semasa Piknik 2026. Perusahaan berkolaborasi dengan Rekosistem untuk mengelola seluruh sampah festival secara bertanggung jawab sesuai prinsip ekonomi sirkular.

Sebanyak 13 titik pengumpulan sampah disediakan di berbagai area acara. Seluruh sampah yang terkumpul akan dipilah di Rekosistem Waste Hub sebelum disalurkan kepada mitra daur ulang sesuai jenis materialnya.

Baca Juga: Rumah Indofood Hadir Kembali di Jakarta Fair Kemayoran 2026: Destinasi Belanja, Kuliner, dan Hiburan Penuh Sukacita!

Berkaca dari penyelenggaraan sebelumnya, total timbulan sampah yang dikelola diperkirakan mencapai lebih dari 700 kilogram selama tiga hari pelaksanaan acara. Program ini juga ditargetkan mampu memberikan edukasi mengenai praktik reduce, reuse, recycle (3R) kepada lebih dari 45 ribu pengunjung.

Dalam kesempatan yang sama, Chief Operating Officer Rekosistem, Joshua Valentino, mengatakan kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong semakin banyak masyarakat menerapkan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

"Kami ingin memastikan penyelenggaraan sebuah acara memiliki dampak seminimal mungkin terhadap lingkungan melalui praktik pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Harapannya, berbagai inisiatif ini dapat menginspirasi aksi kolektif menuju Indonesia yang lebih bersih," katanya.

Untuk memastikan transparansi, seluruh proses pengelolaan sampah akan dipantau melalui dashboard digital yang mencatat jumlah sampah yang terkumpul, dipilah, hingga disalurkan ke mitra daur ulang.

Workshop Daur Ulang Kemasan Jadi Produk Bernilai

Selain pengelolaan sampah, Indofood juga menghadirkan Recycling Creative Workshop. Dalam kegiatan ini, pengunjung dapat membawa kemasan bekas, seperti botol Club maupun kemasan Indomie dan Chitato, kemudian mengubahnya menjadi berbagai produk upcycle yang memiliki nilai guna baru.

Baca Juga: Kabar Seru dari Indofood: Indomie Goreng Cabe Ijo Comeback dengan Cita Rasa Pedas Lebih Bernyali!

Edukasi mengenai ekonomi sirkular juga diperkuat melalui kehadiran delapan Rekomentor yang siap berbagi informasi mengenai langkah-langkah sederhana mengelola sampah secara bertanggung jawab.

Head of Corporate Public Relations PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Andrew Hallatu, mengatakan keberlanjutan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi berbagai pihak.

"Keberlanjutan adalah perjalanan yang dibangun bersama. Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak masyarakat terinspirasi untuk memulai langkah sederhana dalam mengelola sampah secara bertanggung jawab demi lingkungan yang lebih baik," ujarnya.

Buka Peluang UMKM Kuliner Menjangkau Pasar Lebih Luas

Rumah Indofood juga menjadi wadah bagi pelaku UMKM kuliner untuk memperkenalkan produknya kepada puluhan ribu pengunjung Semasa Piknik 2026.

Melalui Bogasari, tiga UMKM binaan yakni Loafjkt, Mie Bebek by Cha Kitchen, dan Pukis Kota Baru mendapat kesempatan memperluas pasar sekaligus mengenalkan produk mereka kepada generasi muda.

Bogasari juga terus memberikan pendampingan melalui berbagai program pelatihan dan workshop pengembangan produk maupun bisnis agar UMKM mampu mengikuti perkembangan pasar.

Sementara itu, Sambal Indofood menghadirkan Bakso Ajo sebagai mitra food service untuk memperkaya pilihan kuliner di festival.

Andrew Hallatu menegaskan dukungan terhadap UMKM merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Indofood dalam membangun ekosistem kuliner kreatif Indonesia.

"Dukungan kami terhadap UMKM dalam ajang Semasa Piknik 2026 merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem kuliner kreatif Indonesia yang lebih kuat dan berkelanjutan, sekaligus membuka ruang kolaborasi dan memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM kuliner di Tanah Air," tutupnya.