Pilpres 2029 diperkirakan bakal menghadirkan peta politik yang jauh lebih ramai dibandingkan Pemilu 2024. Sejumlah nama mulai disebut-sebut berpotensi masuk dalam bursa, mulai dari Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming Raka, Ganjar Pranowo, Puan Maharani, Pramono Anung hingga Anies Baswedan.

Di tengah munculnya banyak nama tersebut, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri juga masih menjadi salah satu figur penting yang diperhitungkan. Bahkan, ada kemungkinan kontestasi 2029 menjadi panggung terakhir Megawati dalam memainkan peran strategisnya di kancah politik nasional.

Pengamat politik Hendri Satrio menilai posisi Megawati masih sulit dilepaskan dari dinamika politik menuju 2029. Selain sebagai ketua umum partai politik dengan basis massa besar, Megawati juga memiliki pengaruh kuat dalam menentukan arah politik PDIP.

Baca Juga: Siapa Melva Pardede, Wanita yang Ngaku-ngaku Jadi Ojol di Aksi Unjuk Rasa 27 Agustus, Benar Anak Buah Megawati?

“Bisa jadi 2029 adalah Megawati Soekarnoputri ‘The Last Dance’,” kata Hendri.

Menurut dia, Megawati masih memiliki sejumlah opsi politik yang dapat dimainkan. Terlebih, PDIP diperkirakan tetap menjadi salah satu kekuatan utama dalam pertarungan politik mendatang.

Di sisi lain, nama-nama yang berpotensi maju pada Pilpres 2029 juga semakin beragam. Gibran bisa saja kembali menjadi bagian dari pertarungan, sementara Prabowo juga berpeluang melanjutkan agenda politiknya. Dari kubu PDIP, nama Ganjar, Puan hingga Pramono Anung turut memiliki peluang masing-masing.

Anies Baswedan pun belum sepenuhnya keluar dari radar. Bahkan, dalam sejumlah skenario, nama Anies disebut dapat kembali tampil dalam kontestasi 2029.

Hendri melihat kondisi tersebut membuat Pilpres 2029 berpotensi menjadi pertarungan yang lebih kompleks. Bukan hanya soal siapa yang maju sebagai calon presiden, tetapi juga bagaimana partai dan tokoh politik menyusun koalisi serta menentukan pasangan yang dianggap paling menguntungkan.

Termasuk kemungkinan munculnya duet yang saat ini terdengar tidak biasa. Salah satunya adalah wacana Gibran-Anies yang dinilai bukan sesuatu yang sepenuhnya mustahil dalam politik.

Baca Juga: Megawati Wanti-Wanti Pemerintahan Prabowo: Jangan Ganggu...

Meski begitu, seluruh skenario tersebut masih sangat cair. Jalan menuju 2029 masih panjang dan konfigurasi politik bisa berubah berkali-kali.

Yang jelas, Megawati masih menjadi salah satu pemain penting dalam papan catur politik nasional. Jika benar 2029 menjadi ‘The Last Dance’, keputusan yang diambilnya bisa ikut menentukan seperti apa pertarungan menuju kursi kepresidenan berikutnya.