Undangan Presiden Prabowo Subianto kepada para mantan presiden untuk menghadiri upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, belum seluruhnya mendapat kepastian.

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemungkinan besar tidak akan hadir dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026. Sementara itu, kehadiran Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri masih abu-abu.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah masih berkomunikasi dengan para mantan presiden dan mantan wakil presiden yang telah menerima undangan tersebut.

Baca Juga: SBY Absen di Sidang Tahunan MPR 2026, Kalau Bu Megawati?

Untuk SBY, Prasetyo menyebut mantan presiden tersebut sedang menjalani pemeriksaan kesehatan rutin. Kondisi itu membuat peluang SBY menghadiri upacara di Istana menjadi kecil.

“SBY kebetulan sedang menjalani medical check-up rutin, sehingga kemungkinan besar beliau tidak dapat menghadiri upacara,” kata Prasetyo, dikutip Kamis (13/8/2026).

Sementara itu, Istana belum dapat memastikan kehadiran Megawati. Pemerintah masih menunggu konfirmasi dari pihak Megawati terkait undangan yang disampaikan Prabowo.

“Untuk Ibu Mega (Megawati Soekarnoputri), nanti akan kami update jika sudah ada kepastian,” ujar Prasetyo.

Prabowo Undang Mantan Presiden dan Wapres

Sebelumnya, Prabowo mengundang seluruh mantan presiden dan mantan wakil presiden untuk menghadiri upacara peringatan detik-detik Proklamasi dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Pengiriman undangan resmi mulai dilakukan pada Selasa (11/8/2026). Panitia menugaskan sejumlah pejabat pemerintah untuk mengantarkan undangan tersebut secara langsung kepada para mantan pemimpin Indonesia.

Baca Juga: Target Prabowo untuk Dunia Pendidikan: 100.000 Sekolah Bakal Diperbaiki pada 2027

“Mulai hari ini kami dari panitia menugaskan beberapa pejabat-pejabat pemerintah untuk mengantar undangan secara resmi kepada seluruh presiden, wakil presiden,” kata Prasetyo.

Undangan tersebut menjadi bagian dari persiapan pemerintah untuk menghadirkan para mantan pemimpin negara dalam momentum peringatan kemerdekaan.

Selain para mantan presiden dan mantan wakil presiden, keluarga mereka juga turut diundang untuk menghadiri upacara di Istana Merdeka.

Dengan demikian, hingga Kamis (13/8/2026), kehadiran SBY dan Megawati dalam upacara 17 Agustus masih berbeda status. SBY kemungkinan besar absen karena agenda pemeriksaan kesehatan, sedangkan Megawati masih menunggu kepastian kehadirannya.