Founder Alpha Mind Control, Firman Pratama, menilai bahwa salah satu kunci utama dalam meningkatkan produktivitas adalah bekerja dengan pikiran yang tenang dan terkendali. Menurutnya, kondisi mental yang santai justru membuat seseorang mampu bekerja lebih efektif dan berkualitas.
“Semakin seorang itu dia santai akan semakin produktif sebetulnya,” ujar Firman.
Baca Juga: Rekomendasi 7 Buku untuk Meningkatkan Produktivitas dan Performa Profesional
Ia menjelaskan, pikiran yang berada dalam tekanan dan stres berlebihan cenderung mengalami penurunan fokus, daya ingat, hingga kemampuan mengambil keputusan. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat memicu kelelahan mental atau burnout, menurunkan motivasi, serta menghambat kreativitas.
Sebaliknya, ketika individu mampu mengelola stres dan menjaga ketenangan, otak dapat bekerja secara optimal. Keadaan ini memungkinkan seseorang berpikir lebih jernih dan menyelesaikan tugas dengan lebih efisien.
Baca Juga: Tekanan Finansial Jadi Pemicu Ledakan Kasus Depresi di Indonesia
Firman mengatakan konsep tersebut menjadi dasar lahirnya metode yang ia kembangkan melalui Alpha Mind Control (AMC). Menurutnya, “alpha” merujuk pada kondisi pikiran yang santai namun tetap terkendali. Ia pun merancang sebuah kerangka kerja untuk membantu individu mengenali, mengontrol, dan memaksimalkan potensi pikirannya.
“Selama ini banyak orang punya pikiran tapi tidak digunakan dengan benar. Karena itu saya membuat framework yang namanya AMC, sebagai formula untuk mengenali dan memaksimalkan pikiran,” jelasnya.
Ia juga mencontohkan sejumlah perusahaan global yang mulai mengubah konsep ruang kerja menjadi lebih fleksibel dan menyenangkan. Beberapa di antaranya menyediakan ruang istirahat, area bermain, hingga waktu tidur siang guna menjaga keseimbangan mental karyawan.
Baca Juga: 3 Tekanan yang Selalu Menghantui Setiap CEO
Menurut Firman, pendekatan tersebut bertujuan menciptakan suasana santai agar pikiran lebih mudah dikendalikan dan diarahkan secara positif. Dengan kondisi mental yang stabil, produktivitas dinilai akan meningkat secara signifikan.
“Ketika santai, pikiran yang aneh-aneh itu lebih mudah dikendalikan dan diubah. Sehingga jauh lebih produktif,” tutupnya.