Fenomena ini, menurut Gunawan, menjadi peringatan keras bahwa kemajuan teknologi dan modernitas tidak boleh menggerus nilai kemanusiaan.
“Tidak peduli itu teknologi sampai kemana, ini hal-hal yang begini. Daya juang kita, semangat kita, penghormatan kita kepada orang senior, kepada orang tua,” papar Gunawan.
Gunawan pun menegaskan bahwa menghormati orang tua tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk materi. Ada hal-hal sederhana namun sangat bermakna yang bisa dilakukan generasi muda.
“Untuk membuat orang tua, hormat orang tua itu banyak caranya. Yang pertama, jangan bikin orang tua pusing. Itu yang pertama,” ujarnya.
Selain itu, kata dia, prestasi dan perilaku positif anak juga menjadi sumber kebanggaan tersendiri bagi orang tua.
“Yang kedua, berprestasilah supaya orang tua bangga dengan keberadaan Anda,” tegasnya.
Dan, bantuan finansial, menurut Gunawan, justru berada di urutan berikutnya.
“Yang ketiga, kalau you punya lebih dan orang tua kurang, kasih uang. Jadi orang tua itu mengharapkan uang itu nomor tiga. Coba tanya orang-orang tua yang di depan sini. Nomor tiga,” paparnya.
Ia pun lantas menutup pesannya dengan penekanan bahwa sikap dan tindakan anak sehari-hari jauh lebih berarti bagi orang tua dibandingkan apa pun.
“Oleh sebab itu, tindakan-tindakan kita jangan membuat orang tua pusing,” tandas Gunawan.
Baca Juga: Warisan Nilai Hidup Ciputra untuk Anak, Cucu, dan Generasi Penerus