Nanik Sudaryati Deyang resmi mengundurkan diri dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), ia memilih melepas jabatan yang baru diemban satu setengah bulan tersebut lantaran harus bolak balik ke luar negeri untuk pengobatan sakit jantung yang dideritanya.
Pengunduran diri Nanik telah disetujui Presiden Prabowo Subianto, namun kepala negara memintanya untuk tetap berkontribusi, dalam hal ini Naniek diminta untuk tetap mengawasi BGN demi kelancaran implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga: Nanik Deyang Mundur dari Kepala BGN, Alasannya Bikin Kaget!
Nanik tidak keberatan dengan permintaan tersebut, namun ia mengatakan dirinya tak bakal menerima tawaran di BGN yang berhubungan langsung dengan uang. Ia mengaku takut dan trauma, namun Nanik tak menjelaskan secara terperinci alasan penolakannya.
“Kemungkinan presiden akan membentuk dewan pengawas dimana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya (kalau mencereweti kayaknya masih bisa yg penting tidak berhubungan dengan pegang uang, sumpah trauma akuttt,” kata Naniek dilansir dari media sosialnya Rabu (22/6/2026).
Dalam pernyataan pengunduran dirinya Naniek juga sempat mengklarifikasi isu yang menyerang MBG. Dimana program kesayangan Presiden Prabowo itu disebut-sebut syarat bermotif politik.
Nanik dengan tegas membantah tudingan tersebut. Dia mengatakan MBG adalah program yang murni lahir dari kesungguhan hati Prabowo yang memang sedari dulu bertekad memperbaiki gizi anak-anak Indonesia tak ada embel-embel politik di dalamnya.
"Kalau untuk tujuan politis, yang sekarang mayoritas penerima manfaat kan anak-anak Balita sampai SD, tiga tahun lagi tahun 2029 mereka belum nyoblos. Jadi kalau ada yg bilang 82 juta penerima manfaat itu untuk Pemilu 2029 mohon diluruskan pemikiran itu," tegas Nanik.
Baca Juga: Korupsi MBG, Kejagung Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang
Perlu diketahui, Nanik baru dilantik mengemban tugas sebagai kepala BGN pada 8 Juni 2026 lalu menggantikan posisi Dadan Hindayana yang menjadi tersangka kasus korupsi pengadaan barang dan jasa di BGN. Secara keseluruhan Nanik baru menjabat kepala BGN selama 45 hari,