Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) blak-blakan mengatakan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim adalah orang baik. Di sisi lain Jokowi juga mengatakan dirinya menghormati proses hukum yang kini sedang menjerat Nadiem. 

Pernyataan itu disampaikan Jokowi merespons nota pembelaan atau pleidoi Nadiem yang dibacakan beberapa hari lalu. Dimana dalam pleidoi itu nama Jokowi turut disebut Nadiem.

Baca Juga: Mengintip Cara Nadiem Makarim Membangun Go-Jek dari Nol

“Ya, yang saya tahu Menteri Nadiem Makarim orang baik,” kata Jokowi saat ditemui di kediamannya di Jalan Kutai Utara Nomor 1, Sumber, Solo, Rabu (3/6/2026

Dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang menyeret Nadiem, mantan menterinya Jokowi itu dituntut 18 tahun penjara.

Dalam pleidoinya, Nadiem turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada sejumlah presiden yang pernah memberikan kepercayaan kepadanya untuk mengabdi di pemerintahan termasuk Jokowi.

Di sisi lain Nadiem menyebut sejumlah kebijakan dan program di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi saat itu merupakan bagian dari arahan pemerintah. Jokowi tak membantah hal itu.

“Iya, semua kebijakan, semua program memang semuanya dari presiden,” kata Jokowi.

Sebelumnya, Nadiem Makarim membacakan nota pembelaan dalam persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).

Dalam pleidoinya, Nadiem menyatakan berbagai kebijakan yang dijalankan selama menjabat menteri merupakan bagian dari upaya melaksanakan program pemerintah yang dipimpin Jokowi di sektor pendidikan.

Baca Juga: Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung Sehari Setelah Dipecat Prabowo

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah presiden yang pernah memberikan kesempatan kepadanya untuk mengabdi di pemerintahan.