Growthmates,memasuki usia 40 tahun, tidak sedikit orang mulai merasa cemas dengan kondisi keuangannya. Dana darurat yang belum ideal, biaya pendidikan anak yang terus meningkat, hingga dana pensiun yang masih minim sering kali menjadi sumber kekhawatiran.

Namun, menurut Financial Consultant @zapfinance, Ghita Argasasmita, CFP, rasa tertinggal dalam perencanaan keuangan bukan berarti semuanya sudah terlambat.

Selama masih memiliki penghasilan dan komitmen untuk memperbaiki kondisi finansial, kata Ghita, peluang untuk mengejar target keuangan tetap terbuka.

"Pernah nggak kalian merasa tertinggal dalam hal perencanaan keuangan? Terutama setelah mencapai usia 40 tahun. Kalau iya, kalian tuh nggak sendirian. Banyak banget orang yang merasa cemas saat memikirkan dana darurat, biaya pendidikan anak, atau bahkan dana pensiun yang masih jauh dari cukup," terang Ghita, dalam sebuah video sebagaimana dikutip Olenka dari laman Instagram @zapfinance, Minggu (19/7/2026).

Lebih jauh, Ghita pun mengingatkan agar tidak larut dalam rasa khawatir. Sebaliknya, kondisi tersebut bisa dijadikan momentum untuk mulai menyusun strategi keuangan yang lebih terarah.

"Tapi tenang aja, masih ada waktu kok untuk mengejar ketertinggalan itu," kata Ghita.

Menurutnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menetapkan tujuan keuangan secara jelas.

Dengan memiliki target yang spesifik, seseorang akan lebih mudah menentukan prioritas dan menyusun strategi untuk mencapainya.

Baca Juga: Gaji Selalu Habis? Begini Cara agar Tak Cuma Numpang Lewat Menurut Pakar Keuangan