Menjalani peran ganda sebagai profesional, mahasiswi, hingga individu yang aktif secara fisik tentu menuntut mobilitas yang tinggi. Namun, pernahkah kamu merasakan nyeri di lutut saat naik tangga atau sekadar pegal yang tak kunjung hilang setelah berolahraga? 

Sering kali, keluhan ini dianggap sebagai kelelahan biasa, padahal secara klinis, nyeri tersebut bisa jadi indikasi awal gangguan muskuloskeletal yang serius.

Memperingati momen Hari Kartini dan Hari Perawat, Siloam Hospitals Mampang mengangkat isu ini untuk mengingatkan kita semua bahwa kesehatan tulang dan sendi pada perempuan memerlukan perhatian lebih sejak usia produktif.

Baca Juga: Nyeri Haid Mengganggu? Atasi dengan 5 Cara Ampuh Ini!

Mengapa Wanita Lebih Berisiko?

Mungkin kamu bertanya-tanya, mengapa nyeri lutut lebih sering menghampiri perempuan? Ternyata, hal ini bukan sekadar faktor kelelahan, melainkan ada alasan medis di baliknya:

  • Faktor Hormonal: Hormon estrogen memainkan peran besar dalam menjaga kekuatan ligamen dan kepadatan tulangmu. Fluktuasi hormon ini membuat perempuan lebih rentan terhadap cedera ligamen dan osteoporosis.

  • Anatomi dan Biomekanik: Struktur panggul perempuan yang berbeda memengaruhi pola gerakan tubuh dan beban pada sendi lutut.

dr. I Made Yudi Mahardika, Sp.OT, Dokter Spesialis Ortopaedi dari Siloam Hospitals Mampang, menegaskan bahwa keluhan nyeri lutut tidak boleh dianggap enteng. Deteksi dini sangat penting agar kondisi sendi tidak menurun dan berujung pada intervensi medis yang lebih kompleks di masa depan.

Edukasi Interaktif dan Gaya Hidup Sehat

Untuk membantu kamu lebih memahami kesehatan tulang, Siloam Hospitals Mampang menghadirkan pendekatan yang seru melalui booth kesehatan interaktif. 

Di sini, masyarakat bisa belajar melalui berbagai aktivitas dan gamesedukatif, bahkan berkesempatan mendapatkan voucer kesehatan.

Menariknya, kampanye ini juga didukung oleh para atlet dari Pelita Jaya, seperti Reza Guntara dan Russel Nyoo, yang turut menyebarkan pesan pentingnya menjaga kondisi fisik dengan pendekatan yang tepat dan terarah. Tak hanya soal medis, acara ini juga merangkul pelaku UMKM lokal untuk menciptakan ekosistem komunitas yang sehat dan suportif.