Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSHS Bandung dr Fitra Hergyana mengatakan kondisi YTR korban penyekapan dan penyiksaan Taufik Hidayat mulai berangsur pulih setelah menjalani perawatan intensif. YTR kini tinggal menunggu waktu operasi setelah luka akibat penyiksaan Taufik sudah membaik.
"Alhamdulillah pasien saat ini memang sudah bisa duduk, sudah bisa beraktivitas dan kemarin kami juga sudah melaksanakan debridement atau pembersihan luka sambil menunggu operasi," kata Fitra di Bandung dilansir Sabtu (4/7/2026).
Pemulihan luka YTR memang memakan waktu sehingga pihak rumah sakit belum bisa memastikan jadwal operasi, pemulihan yang lambat disebabkan infeksi lantaran luka di sekujur tubuh korban tak dirawat sejak awal.
“Saat ini memang masih ada infeksinya. Setelah infeksinya tertangani, baru operasi akan dilaksanakan," ujarnya.
Fitra menjelaskan penanganan terhadap korban tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik, tetapi juga kondisi psikologis. Ia menambahkan korban akan menjalani operasi secara bertahap sesuai hasil evaluasi medis setelah setiap tindakan dilakukan.
"Operasi ini tidak bisa dilakukan hanya sekali. Kami akan melihat hasil operasi pertama terlebih dahulu sebelum menentukan tindakan berikutnya," katanya.
Sebelumnya, Polda Jawa Barat menetapkan Taufik Hidayat sebagai tersangka dalam kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR yang diduga berlangsung selama kurang lebih tiga tahun di sebuah indekos di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Baca Juga: Teka-teki Tato YTR Terpecahkan, Modus Taufik Hidayat Perdaya Korban Terkuak
Atas kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka berat yang berdampak pada kondisi fisik, termasuk gangguan penglihatan, kesulitan berbicara, dan tidak dapat berjalan normal.