Beberapa tahun ke belakang, produk keuangan syariah semakin akrab di telinga konsumen Indonesia. Namun sayangnya, tingkat adopsinya masih tertinggal jauh. Studi terbaru Populix terhadap 1.100 konsumen perempuan muslim di seluruh Indonesia bahkan menunjukkan bahwa 37% responden sama sekali belum menggunakan satu pun produk keuangan syariah.
Di antara responden yang belum menggunakan layanan tersebut, 57% mengaku belum memahami cara kerja produk keuangan syariah. Hambatan lainnya adalah informasi dan edukasi yang masih terbatas sebesar 26%, akses layanan yang dinilai kurang mudah sebesar 24%, serta istilah produk yang dianggap sulit dipahami sebesar 16%.
“Meskipun kesadaran terhadap keuangan syariah sudah mulai terbentuk, masih ada tantangan untuk membantu konsumen memahami bagaimana produk tersebut bekerja, serta manfaat yang relevan bagi kebutuhan mereka sehari-hari,” ujar Indah Tanip, Senior Research Director Populix seperti dikutip, Sabtu (1/8/2026)
Studi ini secara khusus meneliti konsumen perempuan, yang memiliki peran sentral dalam mengatur kebutuhan dan pengeluaran rumah tangga. Merujuk pada temuan Populix, 43% perempuan menjadi pengambil keputusan utama, dan 44% lainnya berperan aktif dalam pengelolaan finansial keluarga. Peran tersebut menjadi semakin krusial selama Ramadan, ketika pengeluaran cenderung meningkat.
Baca Juga: Populix Ungkap Kebiasaan Pendengar Podcast Indonesia di Radiodays Asia 2025
Antara Minat, Pengenalan, dan Penggunaan
Menurut studi Populix, sekitar 50% perempuan muslim Indonesia mengaku bahwa minat mereka untuk menggunakan produk finansial syariah mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Sembilan dari sepuluh responden juga mengaku mengetahui setidaknya satu jenis produk keuangan syariah.
Apabila dilihat dari tingkat pengenalan, tabungan syariah dan e-wallet/fintech syariah menjadi dua produk dengan nilai tertinggi, dengan tingkat familiaritas masing-masing 63% dan 32%. Selanjutnya disusul pegadaian syariah (rahn) sebesar 35%, reksa dana syariah 29%, dan deposito syariah 23%.