Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni santai menanggapi dampak kebakaran hutan (karhutla) Kalimantan mulai mengganggu negara-negara tetangga, asap kebakaran hutan itu diketahui telah menyebar hingga ke Malaysia dan Singapura. 

Menurut Raja Juli, asap kebakaran itu bisa menyebar kemana saja lantaran tak punya Kartu Tanda Penduduk (KTP), tak hanya itu dia mengatakan kebakaran hutan tidak terjadi di Indonesia, kejadian yang sama juga berlangsung di negara-negara lain, jadi bisa saja asap itu berasal dari kebakaran hutan di negara mereka sendiri.  Bahkan kata dia asap kebakaran di negara tetangga juga berpotensi masuk ke Indonesia. 

Baca Juga: Setelah Prabowo Tinggalkan Flores, Korban Tewas Karena Gempa Bertambah, Setelah Tinggalkan Kalimantan, Kebakaran Hutan Semakin Meluas

"Dan boleh dilihat ya, mungkin di sini (SiPongi) tidak terbaca. Kebakaran itu tidak terjadi di kita saja. Di Serawak itu juga terjadi kebakaran hutan, cuma arah angin kebetulan, arah anginnya kebetulan memang naik ke atas," kata Raja Juli kepada wartawan dilansir Rabu (2/9/2026).

“Kalau seandainya arah anginnya dari sini (ke bawah), ini menurut teman-teman dari LH juga, ini kebakaran yang terjadi di sana juga akan masuk ke Indonesia. Karena memang asap nggak ada KTP-nya kira-kira gitu," sambungnya.

Raja Juli tak begitu memusingkan masalah asap yang masuk ke negara tetangga, dia menyebut saat ini pihaknya fokus pada keselamatan masyarakat 

"Pak Presiden mengatakan kepada kita, fokus utama pemerintah Indonesia di dalam penanganan karhutla adalah untuk keselamatan rakyat Indonesia," ujarnya.

Kata dia, upaya pengendalian terus dilakukan agar mampu mencegah terjadinya kabut asap lintas batas atau transboundary haze. Namun, dia juga mengatakan bahwa titik api tidak hanya berasal dari wilayah kedaulatan Indonesia.

"Bahwa kemudian kita bisa jaga atau kontrol karhutla kita, asap kita, kemudian tidak terjadi, apa namanya, transboundary haze, alhamdulillah. Dan tentu kita sebagai masyarakat yang memiliki hubungan baik dengan negara tetangga kita akan berjuang bersama," ucapnya.

Lebih lanjut, Raja Juli mengatakan jajaran TNI, Polri, dan Manggala Agni akan terus berjuang maksimal dalam menangani karhutla.

Baca Juga: Kerusuhan Demo 27 Agustus Tewaskan Pedagang Kecil, Anies Baswedan Meradang: Videonya Jelas, Negara Jangan Sampai Kalah dengan Pembunuh!

"Jadi tetap saja kita akan berjuang semaksimal mungkin ya kita tidak akan memberikan dampak negatif atau mudarat kepada tetangga kita, tapi perintah Presiden apa yang kita kerjakan hari ke hari TNI, Polri, Manggala Agni ini adalah untuk melindungi masyarakat kita keselamatan masyarakat Indonesia," tutur dia.