Kemenkes Update Kondisi Nasional dan Cara Kurangi Risiko

Di tengah ramainya pembahasan mengenai influenza A, Kemenkes menyebut kondisi secara nasional belum menunjukkan lonjakan yang signifikan.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan kenaikan memang dapat terlihat di sejumlah daerah, tetapi secara nasional belum terjadi lonjakan tajam.

"Secara nasional kenaikannya tidak terlalu signifikan, lonjakannya tidak terlalu melonjak tajam begitu, mungkin di beberapa daerah iya (naik). Jadi secara nasional tuh masih aman, terkendali untuk yang influenza-influenza tadi," kata Aji, dikutip dari iNews.

Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan, khususnya terhadap kelompok yang lebih rentan, seperti anak-anak, balita, dan lansia.

Selain vaksinasi, pencegahan influenza dapat dilakukan dengan menerapkan kebiasaan hidup sehat. Kemenkes mengimbau masyarakat mengonsumsi makanan bergizi seimbang, cukup beristirahat, dan rutin melakukan aktivitas fisik.

Penggunaan masker juga dianjurkan ketika berada di sekitar orang yang sedang sakit. Menjaga jarak dengan orang yang mengalami gejala sakit juga dapat membantu mengurangi risiko penularan.

"Gimana cara mencegahnya? Ya perkuat imun tubuh, makan bergizi, cukup istirahat, kemudian aktivitas fisik, dan juga kalau pun yang sakit dan nggak sakit, ketika mungkin di sekitarnya ada yang lagi nggak sakit, tapi di sekitarnya ada yang sakit tentu dijaga, pakai masker atau menjaga jarak," imbau Aji.

Kemudian, untuk anak yang sedang mengalami gejala sakit, orang tua dianjurkan tidak memaksakan mereka pergi ke sekolah. Istirahat di rumah dapat membantu proses pemulihan sekaligus mengurangi risiko penularan kepada teman-temannya.

Hal serupa berlaku bagi orang dewasa yang sedang sakit. Jika kondisi cukup berat, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk bekerja atau beraktivitas di luar rumah.

Aji pun mengingatkan masyarakat untuk segera mencari pertolongan medis apabila gejala justru semakin berat, terutama ketika muncul sesak napas atau batuk yang tidak kunjung membaik.

"Kalau yang sakit, sementara mungkin tidak sekolah dulu atau tidak bekerja dulu kalau memang berat. Dan, kalau memang semakin berat, semakin sesak napas, batuknya tidak sembuh-sembuh, ya, segera ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk ditangani," pungkas Aji.

Baca Juga: RSV Bukan Flu Biasa, Dokter Ahli Tekankan Pentingnya Edukasi Orang Tua