Setelah melewati libur panjang Lebaran, sebagian besar masyarakat kini kembali ke rutinitas pekerjaan. Namun, di tengah transisi tersebut, ada satu hal penting yang kerap terlupakan, yakni kondisi kesehatan tubuh setelah menikmati berbagai hidangan khas hari raya yang cenderung tinggi lemak, gula, dan kolesterol.
Dokter Penyakit Dalam subspesialis Konsultan Gastroenterologi dan Hepatologi, Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP., mengingatkan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh atau medical check up setelah Lebaran.
Prof. Ari menilai, perubahan pola makan selama hari raya dapat berdampak pada kondisi metabolik tubuh tanpa disadari.
“Sebagian besar dari kita hari ini sudah kembali bekerja setelah menyelesaikan libur pasca Lebaran dan juga mungkin sebagian dari kita lupa pada saat Lebaran kemarin untuk mengontrol makan kita. Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya mengimbau teman-teman semua untuk melakukan medical check up, cek darah kita nih bagaimana kondisinya,” tutur Prof. Ari, dikutip dari laman Instagram pribadinya, Senin (6/4/2026).
Menurut Prof. Ari, pemeriksaan darah menjadi langkah awal yang penting untuk mengetahui kondisi tubuh secara umum.
Melalui pemeriksaan hematologi lengkap, seseorang dapat melihat kadar hemoglobin, leukosit, trombosit, serta berbagai parameter darah lainnya.
“Pertama, kita lihat HB kita, leukosid kita dan trombosit kita dan beberapa parameter darah lainnya,” ujar Prof. Ari.
Selain itu, fungsi organ vital seperti hati dan ginjal juga perlu diperiksa untuk memastikan tidak ada gangguan yang terjadi setelah pola makan yang kurang terkontrol.
Prof. Ari menjelaskan bahwa pemeriksaan fungsi hati dapat dilakukan melalui tes enzim seperti SGOT dan SGPT, sementara fungsi ginjal dapat dilihat dari kadar ureum, kreatinin, serta nilai laju filtrasi glomerulus atau GFR.
Baca Juga: Usai Lebaran Jangan Abaikan Kesehatan, Ini Pesan Dokter Ahli