Olahraga Pilates selama ini identik dengan postur tubuh, fleksibilitas, dan kekuatan core. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa latihan ini juga dapat mendukung sesuatu yang lebih dalam, yaitu bagaimana kita bergerak, fokus, berkoordinasi, dan menjaga ketajaman mental.
Sebuah uji klinis acak yang dipublikasikan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health menemukan bahwa program Pilates selama 12 minggu pada perempuan berusia lanjut dapat meningkatkan verbal fluency, fungsi eksekutif, kekuatan tubuh bagian bawah, dan fleksibilitas fungsional. Studi tersebut menyimpulkan bahwa Pilates berpotensi meningkatkan kemampuan kognitif dan fungsional pada perempuan lanjut usia.
Studi tersebut menilai beberapa indikator, termasuk fungsi kognitif global, verbal fluency, fungsi eksekutif, fleksibilitas, dan kekuatan tubuh bagian bawah. Para peserta dalam kelompok Pilates mengikuti dua sesi latihan per minggu selama 12 minggu. Studi ini semakin memperkuat pandangan bahwa latihan mind-body yang terstruktur dapat berperan dalam menjaga kesehatan kognitif dan fungsional tubuh.
Baca Juga: 10 Tempat Pilates di Jabodetabek yang Bisa Kamu Coba
Di tengah gaya hidup urban Jakarta yang serba cepat, Pilates kini pun jadi semakin relevan. Di antara jam kerja panjang, screen fatigue, stres tinggi, dan meningkatnya kebutuhan akan mindful fitness, movement (gerakan fisik) kini tidak lagi hanya untuk membakar kalori, tetapi juga untuk melatih kekuatan kontrol, pertajam fokus, bangun ketahanan, dan koneksi tubuh pikiran yang lebih kuat.
“Studi di atas menunjukkan bahwa bahkan latihan Pilates tradisional dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perempuan berusia lanjut. Bayangkan apa saja manfaat dari athletic Pilates bagi generasi usia produktif saat ini! Pilates tradisional telah lama dikenal mampu memperkuat koneksi tubuh dan pikiran,” ujar Dr. Adriana C. Ardy, MD, MPH, Founder, VAURA Menteng dalam keterangan resminya seperti dikutip, Sabtu (23/5/2026).
Lanjut dr. Adriana, dalam hal ini VAURA membangun fondasi tersebut melalui pendekatan yang lebih athletic dan high-energy, dirancang untuk hadirkan tantangan, bangkitkan energi, dan bangunkan setiap sel dalam tubuh, melalui pendekatan baru.